Yuk Belajar dari Kungfu Panda (2)

MELANJUTKAN posting saya sebelumnya tentang pelajaran yang bisa kita ambil dari cara mengajar para master di film animasi Kungfu Panda. Kali ini saya ingin menulis lebih tentang pelajaran moral yang dapat kita pelajari dari film ini.

Langsung saja, berikut pelajaran moral yang dapat saya ambil:

Cintai dan fokus pada pekerjaan kita

Untuk sukses di suatu bidang, yang pertama harus dilakukan adalah mencintai bidang (pekerjaan) yang sedang kita lakukan. Seperti jagoan di dalam film ini (si Panda gendut Po). Pada awalnya Master Po tidak bisa kungfu sama sekali. Tetapi dia sangat-sangat mencintai kungfu. Dia cukup hafal teori jurus-jurus kungfu. Dia juga hafal segala seluk beluk tentang Kungfu. Hal itu bahkan sampai terbawa mimpi. Tetapi Master Po mempunyai kelemahan yaitu dia tidak bisa mempraktekan teori yang dia ketahui tentang kungfu. Tetapi pada kenyataannya ia ditakdirkan menjadi The Dragon Warrior dan akhirnya bisa mengalahkan Thai Lung sang kucing yang berperan sebagai penjahat utama. Cintai sesuatu yang kita lakukan terlebih dahulu apapun kondisinya. semoga kita bisa. 

Kekuatan believe (percaya)

Hal ini adalah salah satu kunci Master Po bisa jago dalam Kungfu dan akhirnya bisa mengalahkan Thai Lung. Pada awalnya ketika Master Po harus mempelajari rahasia gulungan naga karena dia terpilih sebagai The Dragon Warrior. Saat Master Po membuka gulungan naga itu, dia kaget karena ternyata gulungan naga itu kosong. Benar-benar kosong. Tidak ada tulisan apa-apa. Hanya sehelai gulungan yang mirip seperti kaca (bisa menangkap wajah kita).

Master Po hampir putus asa karena Thai Lung telah bebas dari penjara. Hingga akhirnya Po disadarkan oleh ayahnya sendiri yang berprofesi sebagai penjual mie. Saat itu Ayahnya mengatakan kepada Po bahwa sudah waktunya ia mewarisi resep rahasia mie sang ayah yang melegenda itu. Dengan berbisik, sang ayah bertutur: “bahwa tidak ada resep rahasia untuk membuat mie yang spesial. satu-satunya cara untuk membuat mie yang spesial adalah engkau percaya bahwa mie yang engkau hidangkan adalah mie yang spesial”.

Dari sinilah akhirnya Master Po tersadarkan akan teka teki gulungan naga yang kosong itu. Dari situ dia mulai percaya bahwa dialah sang The Dragon Warrior yang melegenda seantero jagad. Dia percaya dan akhirnya, dia mendapatkan kekuatan dahsyat untuk mengalahkan Thai Lung. Kita harus bisa menumbuhkan sikap percaya diri di dalam diri kita masing-masing bahwa kita terlahir ke dunia ini untuk menjadi orang sukses dan bisa membawa perubahan bagi lingkungan kita.

Hal yang selanjutnya bisa saya pelajari adalah perkataan dari Master Oogway: “kemarin adalah sejarah, besok adalah misteri dan hari ini adalah anugerah”. Itulah sebabnya mengapa hari ini disebut sebagai “present” (hadiah).

Sudahkah kita menghargai hari-hari kita sebagai hadiah?

Tautan: http://albhum2005.com/?p=624

Artikel terkait: Yuk Belajar dari Kungfu Panda (1)

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.