Yubileum 150 Tahun Keuskupan Manado: OMK harus lebih berani wartakan karya agung Tuhan

Sekjen Keuskupan Manado Pastor John Montolalu Pr dalam Misa Yubileum 150 Tahun Gereja Katolik Bertumbuh Kembali di Keuskupan Manado Tingkat Kevikepan Stella Maris/PEN@ Katolik/michael

Sekjen Keuskupan Manado Pastor John Montolalu Pr dalam Misa Yubileum 150 Tahun Gereja Katolik Bertumbuh Kembali di Keuskupan Manado Tingkat Kevikepan Stella Maris/PEN@ Katolik/michael

“Tuhan memberikan kita kemampuan berbeda-beda untuk mewartakan karya agung-Nya dalam kehidupan dan keseharian, meski kita pasti akan mengalami berbagai macam kesulitan dan persoalan yang terkadang membuat kita terjatuh.”


Sekjen Keuskupan Manado Pastor Johanis (John) Josep Montolalu Pr berbicara dalam Misa Yubileum 150 Tahun Gereja Katolik Bertumbuh Kembali di Keuskupan Manado Tingkat Kevikepan Stella Maris (Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Bolmong, Kota Kotamobagu, dan Provinsi Gorontalo) di Lapangan Kotamobagu, 24 Juni 2018.


Pastor John Montolalu memimpin Misa bertema “Dengan semangat Yubileum 150 Tahun Gereja Katolik, Keuskupan Manado berjalan bersama dalam terang Yesus” didampingi 10 imam konselebran dari paroki-paroki sekevikepan itu.


Uskup Manado Mgr Estephanus Benedictus Rolly Untu MSC mencanangkan tahun yubileum itu di Gereja Katolik Stasi Kema, Paroki Santo Paulus Lembean, Sulawesi Utara, 14 September 2017 itu. Tanggal 14 September 2018, kata uskup itu, “kita akan merayakan 150 tahun Gereja Katolik Kembali dan Berkembang di Keuskupan Manado.” Untuk menuju perayaan puncak itu, setiap kevikepan dari sembilan kevikepan yang ada di Keuskupan Manado merayakan perayaan itu secara terpisah.


Dalam perayaan di Kevikepan Stella Maria itu, kata Pastor John  Montolalu kepada PEN@ Katolik, dia mengajak semua umat Katolik di kevikepan itu untuk mewartakan karya agung Tuhan, dan secara khusus imam itu berharap agar “OMK lebih berani tampil dan jangan ragu untuk terus-menerus mewartakan karya Tuhan, agar tersebar di seluruh wilayah Keuskupan Manado.”


“Inilah cerita kita dan Yubileum kita,” kata imam diosesan itu seraya menambahkan bahwa perayaan itu bukan akhir dari cerita, “namun ini menjadi tantangan kita untuk berjalan bersama melanjutkan cerita sehingga makin tersebar dan semakin banyak orang mendengarkan karya agung Tuhan.”


Harapan yang sama dikatakan kepada media ini oleh Lucky Musung, yang bertugas sebagai ketua panitia. “Selain bersyukur atas perayaan yubileum ini, saya berharap semoga umat se-Keuskupan Manado makin berkembang dalam mewartakan karya Tuhan,” katanya.


Perayaan Ekaristi yang diawali perarakan dari Gereja Kristus Raja Kotamobagu menuju Lapangan Kotamobagu itu dihadiri sekitar tiga ribu umat dari delapan paroki di kevikepan itu yakni Paroki Kristus Raja Kotamobagu, Paroki Kebangkitan Kristus Amurang, Paroki Santo Paulus Tompaso Baru, Paroki Santa Perawan Maria Ratu Rosari Modoinding, Paroki Santo Fransiskus Xaverius Guaan, Paroki Santo Andreas Rasul Lolak, Paroki Santa Maria Pengantara Dumoga dan Paroki Santo Kristoforus Gorontalo.


Menurut sejarah, tanggal 14 September 1868 Pastor Jan de Vries SJ berangkat dari Batavia dan mendarat di pantai Kema, Dia diutus oleh Vikaris Apostolik Batavia Mgr P Vrancken Pr (1847-1874) untuk memenuhi undangan Daniel Mandagi. Pensiunan tentara KNIL yang sudah menjadi Katolik di Jawa itu ingin membaptis anaknya. Namun, waktu itu tidak ada satupun pastor di wilayah Sulawesi Utara karena semua wilayah dikuasai oleh pendeta Protestan. Sisa-sisa umat Katolik dari karya misi tahun 1500-an pun sudah menjadi Protestan.


Tahun 1993, Uskup Emeritus Mgr Josef Suwatan MSC membuat perayaan sama memperingati 125 tahun peristiwa bersejarah itu. Waktu itu,  Mgr Jos kebetulan menemukan surat Daniel Mandagi itu yang diserahkan oleh Pastor Jocobus Wagey Pr (Imam diosesan Manado tertua). Pastor Wagey mendapatkan surat itu dari ketua umat di desa Tintjep, Paroki Sonder. Mgr Jos menyadari bahwa saat itu bertepatan dengan 125 tahun kehadiran Pastor Vries untuk memenuhi undangan tertulis itu. Maka, tahun 1993, diadakan perayaan besar-besaran dengan penghormatan Salib Tuhan Kita Yesus Kristus yang diarak berkeliling seluruh wilayah Keuskupan Manado. (michael)


Artikel terkait:


Manado membuka tahun yubileum kembalinya Gereja Katolik dengan defile dan Misa


Mgr Rolly canangkan Yubileum 150 Tahun Gereja Katolik Kembali dan Berkembang di Keuskupan Manado


Tomohon awali Yubileum 150 Tahun Kembalinya Gereja Katolik dengan Pawai Lumen Christi


Pembagian komuni/michael

Pembagian komuni/michael

Pastor John Montolalu Pr bersama para imam konselebran dari semua paroki di Kevikepan Stella Maris/Ist

Pastor John Montolalu Pr bersama para imam konselebran dari semua paroki di Kevikepan Stella Maris/Ist

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: