Yesus Kristus Batu Penjuru Hidup Kita

Senin, 30 Mei 2016
Pekan Biasa IX
2Ptr 1:1-7; Mzm 91:1-2.14-15ab.15c-16; Mrk 12:1-12

Yesus bersabda, “Tidak pernahkah kamu membaca ayat ini: Batu yang dibuang oleh para tukang bangunan telah menjadi batu penjuru. Itulah tindakan Tuhan, suatu hal yang ajaib dalam pandangan kita.”

YESUS mengutip Mazmur 118:22. “Batu yang dibuang oleh para tukang bangunan telah menjadi batu penjuru. Itulah tindakan Tuhan, suatu hal yang ajaib dalam pandangan kita.”

Yesus Kristuslah batu yang dibuang para tukang bangunan namun telah menjadi Batu Penjuru. Para pemimpin Yahudi menolak Dia. Namun Allah telah menunjuk-Nya sebagai Juruselamat kita.

Ini tentang sejarah keselamatan kita. Allah tidak menyerah demi menyelamatkan kita. Ia telah mengirim sejumlah utusan dalam hidup kita untuk menarik kita lebih dekat pada-Nya.

Itulah kasih Allah Bapa kita yang tak masuk akal bagi kita hingga Allah mengutus Putra-Nya dalam Yesus Kristus. Namun Dia pun ditolak bahkan dibunuh pada kayu salib sebagai batu yang dibuang para tukang bangunan, namun telah dibangkitkan sebagai Baru Penjuru, Sang Juruselamat.

Dalam Adorasi Ekaristi Abadi kita menyembah Yesus Kristus Sang Batu Penjuru kehidupan kita. Di sana kita menyadari betapa sering kita menolak untuk menyembah Dia dan heran mengapa Allah Bapa tampaknya tak kunjung menjawab doa-doa kita.

Tuhan Yesus Kristus kami datang di hadirat-Mu dengan rendah hati. Kami telah sering berdosa, kami sadar akan kelemahan kami. Bantulah kami untuk hidup seturut tuntutan iman kami sebagai orang Kristiani dengan hidup pantas seturut baptisan kami dengan menerima dan menyembah Dikau Sang Batu Penjuru hidup kami kini dan selamanya. Amin.

Sumber: Sesawi.net

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.