Warga Perbatasan Belu Serahkan Meriam ke Satgas 641

SECARA  mengejutkan warga perbatasan Desa Loonuna, Kecamatan Lamaknen Selatan, Kabupaten Belu di Timor, NTT, secara sukarela menyerahkan sebuah meriah bersejarah peninggalan  Belanda yang ditemukan Anton Mali. Upacara meriah dihadiri berbagai elemen. Hadir langsung dalam upacara penyerahan ini Komandan Batalyon (Danyon) Raider 641/ Beruang, Letkol Inf. Wisnu Herlambang  di pos Fohuk-Piebulak, Senin, (24/10/2016).

Dalam sambutannya,  Danyon menyambut penuh sukacita atas kerjasama dengan masyarakat serta kesadaran atas kepemilikin senjata ilegal dalam bentuk apa pun oleh warga terlebih di daerah perbatasan.

pemberian meriamPenyerahan meriam bersejarah peninggalan zaman kolonial Belanda kepada Danyon Raider 641/Beruang Letkol (Inf) Wisnu Herlambang.

“Negara kita adalah negara hukum. Tentu kedaulatan bangsa Indonesia perlu dijaga. Peristiwa hari ini sungguh berbeda dari biasanya. Masyarakat Desa Loonuna bisa menyerahkan meriam yang ditemukan warga. Kami mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada warga yang sungguh sadar hukum. Lebih dari itu nampak jelas jika kerja sama anggota pos Fohuk bersama masyarakat sungguh nyata. Lanjutkan terus langkah positif yang telah dibangun ini agar keamanan di daerah perbatasa  tetap kondusif dan berjalan maksimal,” kata Herlambang.

Antusiasme warga begitu tinggi dalam acara penyerahan meriam bersejarah ini. Kepala Desa Loonuna, mewakili warganya menyerahkan kepada danyon satgas 641 disaksisakn ratusan warga yang hadir. Secara terbuka memaparkan jika warganya Anton Mali yang menemukan meriam ini secara kebetulan di kampung adat Loonuna Tas. “Kami warga menyadari bahwa meriam ini bernilai sejarah tinggi. Secara ikhlas saya mengatasnamai warga serahkan meriam  kepada yang berkenpetingan. Kehadiran pos fohuk turut memberi andil dalam pembangunan di Desa Loonuna. Dukungan material dan moril sangat berarti bagi kami. Saling mendukung di semua lini kehidupan akan menambah kuatnya persaudaraan dan keamanan di daerah perbatasan ini,” uWarga Perbatasan Serahkan Meriam ke Satgas 641

Kegiatan penyerahan meriam disertai juga dengan bakti sosial kepada warga jompo di desa Loonuna, pengobatan gratis dan sunatan massal.  Komandan Pos Fohuk, Lettu Inf. Kusno sebagai penyelenggara berterima kasih kepada semua pihak karena kegiatan ini berjalan lancar dan sesuai dengan harapan.

Pastor Paroki Nualain, Keuskupan Atambua, Timor, NTT.

Sumber: Sesawi.net

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.