Uskup Dominikus Saku : Mari Membangun Spirit Pastoral

EVALUASI dan Perencanaan Program Pastoral (Evaperca) Keuskupan Atambua (KA) akan berlangsung pada akhir November 2016. Mengawali kegiatan tahunan ini telah dibentuk panitia pelaksanaan untuk menyukseskan berlangsungnya evaperca.

img-20161008-wa0011Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku, Pr saat memberi arahan dasar di aula Pusat Pastoral (puspas), Sabtu, (8/10/2016) pada pertemuan perdana, menggarisbawahi beberapa point penting sebagai langkah antisipatif sekaligus pencerahan agar evaperca tidak semata kegiatan biasa tapi perlu ditunjang dengan kerja kreatif para imam dan umat dalam membangun pola hidup yang berkualitas. “Marilah kita membangun spirit pastoral yamg memberdayakan umat. Evaluasi yang kita lakukan untuk melihat sejauh mana program pastoral telah memberi dampak besar kepada umat. Kita tidak semata bekerja tapi perlu evaluasi. Selama tahun pendidikan yang menjadi program Keuskupan Atambua, arah kegiatan lebih kepada pendidikan tapi tidak harus berakhir sampai di sini. Kelanjutannya harus tetap digerakkan di setiap paroki,” kata uskup Domi.

Lebih lanjut Uskup Saku memberi pikiran baru dalam pertemuan berlangsung. Penekanannya pada tahun 2017 program keuskupan mengarah kepada pemberdayaan ekonomi umat. Baginya program ini perlu dibangun dengan tepat sasaran. “Setiap program akan berlangsung dengan baik bila fokus dalam kerja. Jika tidak fokus makanya hasilnya tidak akan maksimal. Umat kita perlu dibangun kesadarannya untuk mampu membenahi diri demi masa depan yang baik serta mensejahterakan hidupnya,” lanjutnya di hadapan para peserta rapat.

Vikaris Jenderal (vikjen) KA sekaligus ketua panitia, Romo Theodorus Asa Siri, Pr melaporkan kepada Mgr. Dominikus Saku, Pr akan persiapan yang dilakukan. “Setiap seksi sudah terbentuk dan program kerja masing-masing bagian akan disampaikan pada pertemuan selanjutnya. Harapan saya agar panitia  kerja maksimal demi menyukseskan evaperca tahun ini,” tukas Asa Siri.

Evaluasi dan Perencanaan Program Pastoral (Evaperca) Keuskupan Atambua (KA) akan berlangsung pada akhir November 2016. Mengawali kegiatan tahunan ini telah dibentuk panitia pelaksanaan untuk menyukseskan berlangsungnya evaperca.

Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku, Pr saat memberi arahan dasar di aula Pusat Pastoral (puspas), Sabtu, (8/10/2016) pada pertemuan perdana, menggarisbawahi beberapa point penting sebagai langkah antisipatif sekaligus pencerahan agar evaperca tidak semata kegiatan biasa tapi perlu ditunjang dengan kerja kreatif para imam dan umat dalam membangun pola hidup yang berkualitas. “Marilah kita membangun spirit pastoral yamg memberdayakan umat. Evaluasi yang kita lakukan untuk melihat sejauh mana program pastoral telah memberi dampak besar kepada umat. Kita tidak semata bekerja tapi perlu evaluasi. Selama tahun pendidikan yang menjadi program Keuskupan Atambua, arah kegiatan lebih kepada pendidikan tapi tidak harus berakhir sampai di sini. Kelanjutannya harus tetap digerakkan di setiap paroki,” kata Uskup Domi.

Lebih lanjut Uskup Saku memberi pikiran baru dalam pertemuan berlangsung. Penekanannya pada tahun 2017 program keuskupan mengarah kepada pemberdayaan ekonomi umat. Baginya program ini perlu dibangun dengan tepat sasaran. “Setiap program akan berlangsung dengan baik bila fokus dalam kerja. Jika tidak fokus makanya hasilnya tidak akan maksimal. Umat kita perlu dibangun kesadarannya untuk mampu membenahi diri demi masa depan yang baik serta mensejahterakan hidupnya,” lanjutnya di hadapan para peserta rapat.

Vikaris Jenderal (vikjen) KA sekaligus ketua panitia, Romo Theodorus Asa Siri, Pr melaporkan kepada Mgr. Dominikus Saku, Pr akan persiapan yang dilakukan. “Setiap seksi sudah terbentuk dan program kerja masing-masing bagian akan disampaikan pada pertemuan selanjutnya. Harapan saya agar panitia  kerja maksimal demi menyukseskan evaperca tahun ini,” tukas Asa Siri.

Pastor Paroki Nualain, Keuskupan Atambua, Timor, NTT.

Sumber: Sesawi.net

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.