Uskup Bandung: Kita Harus Menjadi Gereja yang Bertindak

Uskup Bandung Pastor Anton Subianto Bunyamin OSC

HASIL  evaluasi Temu Pastoral Keuskupan Bandung 2014 menunjukkan adanya buah yang luar biasa. Baik dari segi kuantitas maupun kualitas yang perlu dibanggakan. Peristiwa evaluasi ini merupakan peristiwa syukur, karena banyak kisah sukses yang diceritakan.

“Kita bersyukur karena bukan hanya kita yang bekerja, tetapi Allah bekerja di sana. Motivasi yang mendasari kita adalah motivasi mengikuti Yesus dalam mewartakan Kerajaan Allah. Mediasinya bisa macam-macam, bisa terjadi di DKP, di Paroki, di Komisi, di lembaga atau yayasan atau kelompok-kelompok kategorial. Transformasi sosial dan transformasi spiritual diharapkan menjadi transformasi material, yaitu kesejahteraan bersama,” ujar Uskup terpilih Keuskupan Bandung, Mgr. Antonius Subianto OSC dalam Temu Pastoral Keuskupan Bandung tengah tahun 2014, di Pondok Lembang, Bandung, Jumat-Sabtu (27-28/6/2014).

Monsinyur menyebutkan bahwa banyak tantangan, baik dari dalam maupun dari luar, bahkan yang di luar kemampuan tentu ada. Maka kita diajak untuk meneruskan apa yang telah baik. Apa yang kurang, perlu dikembangkan dan yang belum agar dimulai.

Lambang Uskup Bandung menjadi gambaran visi pastoral Keuskupan Bandung. Keuskupan Bandung adalah suatu komunitas dinamis dari beragam budaya dan beraneka talenta bagai enam tangan warna-warni. Ada yang merangkul, berbagi, dan ada pula yang terbuka menerima. Komunitas yang terus menyempurnakan diri ini membangun persekutuan sehati sejiwa dan berpusat pada Ekaristi dengan anggur dalam piala dan hosti terpecah di atas patena.

Dengan demikian, Keuskupan Bandung menjadi gereja yang berdoa melalui persatuan dengan Tuhan agar juga menjadi Gereja yang bertindak melalui pelayanan kenabian dalam dunia. Salib Kristus menjadi kekuatan Gereja Keuskupan Bandung yang sedang berziarah di dunia (tanah hijau) menuju Bapa di surga (langit biru).

“Hanya dengan hati yang terbuka pada Roh Kudus, akan terciptalah komunitas mistik dan profetik yang melaksanakan perintah Tuhan: Ut Diligatis Invicem; “Kasihilah seorang akan yang lain” (Yoh 15: 17),” ujar Monsinyur Anton meneguhkan.

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.