Dewan Kepausan Ucapkan Idul Fitri pada Umat Muslim di Seluruh Dunia

mubarak

MENJELANG berakhirnya bulan Ramadan, Presiden Dewan Kepausan Hubungan Antaragama Kardinal Jean-Louis Tauran mewakili Paus dan seluruh umat Katolik di dunia mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriah kepada umat muslimin dan muslimah di seluruh dunia yang merayakannya.

“Tahun lalu, yakni tahun pertama masa pelayanannya, Paus Fransiskus sendiri menandatangani pesan yang ditujukan kepada saudara-saudari pada kesempatan ‘Id al-Fitr. Pada kesempatan lain, Beliau menyapa Anda sekalian sebagai ‘saudara-saudari kami,’” ujar Kardinal Jean-Louis Tauran dalam surat bertanggal 24 Juni yang disampaikannya lewat perwakilan Gereja Katolik di seluruh dunia.

Kardinal Tauran mengatakan bahwa kita semua dapat menyadari makna yang sebenarnya dari kata-kata ini. Menurutnya, sapaan paus bermakna bahwa kaum Kristiani dan Muslim adalah saudara satu sama lain, anggota dari keluarga umat manusia yang diciptakan oleh Allah yang satu.

“Mari kita ingat kembali apa yang dikatakan Paus Yohanes Paulus II kepada para pemimpin agama Islam pada 1982 yang menyebutkan bahwa kita semua, kaum Kristiani dan Muslim, hidup di bawah matahari dari satu Allah yang penuh belas kasih. Kita semua percaya akan Allah  Pencipta manusia. Kita mengakui keagungan Allah dan membela martabat manusia sebagai hamba Allah. Kita menyembah Allah dan ingin berpasrah sepenuhnya kepada-Nya. Dengan demikian, sesungguhnya kita bisa memandang satu sama lain sebagai saudara dalam iman akan satu Allah yang Esa.”ujar Kardinal Tauran.

Kardinal  Tauran juga mengajak agar umat muslim dan kristen bersyukur kepada Yang Mahatinggi akan segala hal yang dimiliki bersama sambil tetap menyadari perbedaan-perbedaan. Karena itu dialog yang berbuah melimpah dan dibangun atas dasar sikap saling menghormati dan persahabatan harus terus dibangun dan diupayakan.

Kardinal juga mengingatkan bahwa umat kristen dan muslim dipanggil untuk bekerjasama demi terwujudnya keadilan, perdamaian serta perlindungan hak-hak dan martabat setiap manusia. “Kita merasa bertanggungjawab terhadap mereka yang membutuhkan, yakni yang miskin, sakit, anak yatim, imigran, korban perdagangan manusia, dan pecandu segala jenis ketergantungan,”ujar Kardinal Jean.

Dunia zaman sekarang, kata Kardinal Tauran, sedang menghadapi tantangan berat yang menuntut solidaritas semua yang berkehendak baik. Tantangan ini mencakup ancaman terhadap lingkungan hidup, krisis ekonomi global, dan tingkat pengangguran yang tinggi, khususnya di kalangan kaum muda.

Situasi seperti ini, katanya, menimbulkan rasa terancam dan kehilangan harapan untuk masa depan. Karena itu, Jean berharap agar umat muslim dan kristen tidak melupakan masalah yang sedang dihadapi banyak keluarga yang terpisahkan dari orang tercinta, termasuk anak-anak kecil.

“Mari kita kerjasama membangun jembatan perdamaian dan mempromosikan rekonsiliasi, terutama di daerah-daerah di mana orang Muslim dan Kristiani bersama-sama menjadi korban kekejaman perang,” ajak Kardinal Tauran.

Semoga persahabatan ini, harap Sang Kardinal, senantiasa menginspirasi untuk bekerjasama menghadapi tantangan yang begitu banyak dengan sikap bijak dan penuh perhatian.

Dengan demikian umat muslim dan kristen akan memberi kontribusi untuk mengurangi ketegangan dan konflik, demi perkembangan kesejahteraan umum.

Jean juga mengajak semua pihak agar membuktikan bahwa agama-agama dapat menjadi sumber keharmonisan demi kebaikan seluruh masyarakat.

“Mari kita berdoa agar rekonsiliasi, keadilan, perdamaian, dan kemajuan tetap menjadi prioritas utama kita, demi kesejahteraan dan kebaikan segenap keluarga umat manusia. Dengan tulus hati, bersama dengan Paus Fransiskus, kami mengucapkan  kepada Mulslimin dan Muslimah sekalian damai sejahtera dan selamat merayakan Hari Raya yang penuh sukacita,” ujar Kardinal Jean-Louis Tauran.

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.