Tinggal dalam Yesus Kristus dan Berbuah Limpah

anggur2

Minggu, 03 Mei 2015

Minggu Paskah V: Pesta St. Filipus dan Yakobus, Rasul
Kis 9:26-31 Mzm 22:26-28;30-32; 1Yoh 2:3:18-24; Yoh 15:1-8

Yesus bersabda, “Akulah pokok anggur yang benar…Tinggallah dalam Aku dan Aku dalam kamu.. Barangsiapa tinggal dalam Aku, ia berbuah banyak..”

Dalam Injil hari ini, Yesus Kristus bersabda tentang diri-Nya sebagai pokok anggur yang benar. Sabda ini memiliki makna rohani. Ketika Yesus Kristus menyebut diri-Nya sebagai pokok anggur yang benar, ia menyatakan dengan jelas bahwa hanya melalui Dialah kita dapat menghasilkan buah yang baik dan layak disebut sebagai kebun anggur Tuhan yang benar.

Dengan mengatakan bahwa diri-Nya adalah pokok anggur yang benar, Yesus Kristus hendak menawarkan kepada kita kehidupan yang benar pula, yakni kehidupan yang berlimpah yang datang dari Allah dan membuat kita menghasilkan buah yang berlimpah pula. Biasanya, pengusaha anggur dengan hati-hati memotong carang-carang anggur agar menghasilkan buah yang baik. Sebagaimana kita ketahui, pokok anggur memiliki dua macam carang, yakni carang yang menghasilkan buah dan cara yang tidak menghasilkan buah. Carang-carang yang tidak menghasilkan buah harus dipotong agar berbuah baik.

Yesus menggunakan ilustrasi ini untuk menggambarkan kehidupan yang Dia hasilkan dalam diri setiap orang yang bersatu dengan-Nya. Seperti ranting-ranting harus bersatu dengan pokok anggur untuk berbuah, demikianlah kita harus bersatu dengan Yesus agar menghasilkan buah berlimpah. Sebagaimana ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, tanpa tinggal dalam pokok anggur, demikianlah kita pun tidak bisa berbuah bila kta tidak tinggal dalam Dia.

Yesus Kristus bersabda, terpisah dari pada-Nya kita tidak bisa menghasilkan buah. Buah yang dimaksudkan-Nya adalah buah Roh Kudus dan buah kebenaran, perdamaian, dan kegembiraan dalam Roh Kudus (Gal 5:22-23; Rom 14:17).

Dalam Adorasi Ekaristi Abadi, sementara menyembah Yesus Kristus, kita belajar untuk tinggal dalam Dia laksana ranting yang menyatu dengan pokok anggur yang benar. Ia menjanjikan kepada kita bahwa kita akan menghasilkan buah berlimpah jika kita tinggal dalam Dia dan membiarkan Dia memurnikan hidup kita. Mari kita percaya kepada Tuhan Yesus Kristus yang hadir dan tinggal di antara kita dan kita tinggal di dalam Dia.

Tuhan Yesus Kristus, semoga kami bersatu dengan Dikau dalam segala perkataan dan perbuatan. Tariklah kami lebih dekat lagi dengan Dikau agar kami memuliakan Diakau dan menghasilkan buah bagi Kerajaan-Mu. Semoga kami menghasilkan buah berlimpah dalam kebenaran, perdamaian dan kegembiraan dalam Dikau kini dan selamanya. Amin.

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.