Tinggal Bersama Yesus

KEPADA dua murid Yohanes Pembaptis yang mengikutiNya, Yesus menanyakan apa yang mereka cari dan kemudian mengajak mereka untuk datang dan tinggal bersama Dia.

Pertanyaan yang dilontarkan Yesus, membawa kita kepada sebuah permenungan. Apa yang sebenarnya kita cari di dalam kehidupan ini?

Semua orang pasti mendambakan kebahagiaan. Banyak cara yang ditempuh untuk memperolehnya, ada yang mengejar harta kekayaan, jabatan yang tinggi, kekuasaan yang besar. Namun semua hal duniawi tersebut hanya mampu memberikan kebahagiaan semu, yang bersifat sementara.

Sadari bahwa kebahagiaan sejati hanya dapat ditemukan bila kita selalu bersatu dan bersekutu denganNya. Tanpa melibatkan Yesus ke dalam hidup kita, kita akan tersesat dan terperosok ke dalam genggaman kekuasaan si jahat, yang tak henti-hentinya merongrong kita dengan berbagai tipu muslihatnya.

Mari sambut undangan Yesus untuk datang dan tinggal bersamaNya.  Perkenankan Dia bertahta di dalam hati kita dan memimpin setiap langkah hidup kita. Bersama Dia, kita dimampukan untuk mendaki semua gunung kesulitan, melewati lembah godaan, dan melintasi padang gurun kehidupan, sehingga sampai di rumah Bapa dengan selamat.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Insinyur elektro alumnus ITB dan umat Paroki St. Yakobus, Kelapa Gading, Jakarta Utara; bergiat ‘merangkai’ kata-kata renungan yang menjadi ‘kata hati’ untuk satu hari (thoughts of the day); Anggota Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini St. Yakobus.

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.