Tidur Enak Dekat Orangutan, Beruang, dan Elang di WRC Pengasih, Wates, Yogyakarta

wrc 2

MANA ada di kawasan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebuah lokasi penginapan dengan posisi kamar yang berdiri tak jauh dari kandang-kandang konservasi beberapa jenis satwa binatang berkategori dilindungi? Sejenak, pertanyaan itu rasanya musykil ada jawabannya. Namun, karena pernah mendatangi dan mengalami sendiri menginap di kawasan Wildlife Rescue Centre, Wates, Yogyakarta, maka pertanyaan itu langsung bisa dijawab: Ada dan memang benar-benar ada.

Orang di situ menyebutnya dengan Wildlife Rescue Centre (WRC) Jogja. Lokasinya di tepian jalan raya alternative jalur Wates menuju Yogyakarta melalui jalur Nanggulan (Kulon Progo), Godean Klepu dan akhirnya tembus ke Ring Road Utara Yogyakarta.

Kalau datang dari arah Barat –katakanlah dari Purwokerto, Purworejo—maka arah menuju WRC Jogja bisa dicapai dengan ancer-ancer patokan sebagai berikut:

  • Usai sampai di Pengasih, Wates, maka carilah pertigaan besar dengan lampu traffic light persis tak jauh dari Stasiun KA Wates.
  • Ambil belokan ke kanan arah Waduk Sermo dan ikuti jalan besar lurus kira-kira jarak empat kilometer.
  • Begitu ada pertigaan besar arah kanan, maka ambil jalur belok kanan ini dan susuri jalan alternatif ini sepanjang 1,5 km.
  • Posisi WRC Jogja ada di sebelah kiri dengan papan plang nama bertulisan “Wildlife Rescue Centre” Jogja.
  • Alamat lengkapnya adalah WRC Jogja, Dusun Paingan, Desa Sendangsari, Kec. Pengasih, Kab. Kulon Progo 55652, DIY.
WRC plang nama

Penginapan beraroma satwa langka: WRC Jogja menjadi pilihan istimewa untuk menginap dengan iringan ‘hiburan’ aneka kicauan burung satwa langka dan auman siamang atau gorila. (Sesawi.Net/Royani Lim)

Kicauan burung dan auman siamang
Sebagai lokasi akomodasi, tentu saja WRC Jogja punya banyak keistimewaan dibanding banyak penginapan lainnya di jantung DIY ini. Sepanjang tiga kali kesempatan dan pengalaman saya menginap di WRC Jogja, berikut ini beberapa nilai unggulan lokasi penginapan di areal balai konservasi satwa yang dikelola oleh Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta ini.

  • Dibanding model penginapan hotel atau motel yang banyak bertebaran di beberapa lokasi di jantung DIY, maka WRC Jogja ini justru berada di luar lingkaran jantung DIY. WRC berada di Wates, sekitar 20 km sebelum masuk jantung DIY dari arah Barat (Purworejo). Karena itu, unsur alam alami dan bebas dari polusi menjadi nilai keunggulan WRC Jogja ini.
  • Meski berada di tengah ‘alam terbuka’, WRC Jogja tetap menyediakan fasilitas AC dan mandi air panas di setiap kamarnya.
  • Malam hari didominasi oleh ketenangan alam, bebas dari hiruk pikuk lalu lintas. Sementara menjelang pagi hari, suasana bisa menjadi ‘sorak-sorai’ karena kicauan berbagai aneka satwa unggas langka –elang laut, elang Jawa—dan aneka primate langka seperti siang, gorilla, orangutan, beruk, dan sebagainya.
  • Fasilitas outbound untuk kelompok besar dan kecil juga tersedia di WRC Jogja.
  • Aneka model penginapan berbentuk limasan , aula, ruang kaca, joglo, pondok desa dengan kapasitas mulai 8, 16, 40 sampai 120 orang tersedia di WRC Jogja.
  • Tidak perlu susah mencari makan, karena WRC Jogja juga menyediakan catering untuk kelompok individual dan kelompok kecil maupun besar.
wrc3

Bungalow tradisional: WRC Jogja juga menyediakan fasilitas bungalow berbentuk bangunan limasan dengan dinding gedheg untuk menunjukkan suasana serasi dengan lingkungan alam sekitarnya. (Sesawi.Net/Royani Lim)

Nah, untuk para penyuka wisata jalan dan merasa butuh lokasi penginapan yang ‘lain dari biasanya’, saya kira WRC Jogja di Pengasih, Wates ini menjadi pilihan yang menarik. Menjadi sangat menarik, justru karena bisa tidur ‘diiringi’ dengan auman siamang dan kicauan burung satwa langka yang mungkin tidak ada duanya seantero DIY dan Jawa Tengah.

 Photo credit: Wildlife Rescue Centre (WRC) Jogja (Sesawi.Net/Royani Lim)

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.