Tiada Sesuatu pun Tertutup yang Takkan Terbuka, Mat 10:24-33

Jangan takut by  Cairns Hill the Church

PESAN Tuhan Yesus: “Jadi kalian jangan takut kepada mereka yang memusuhi-mu, karena tiada sesuatu pun yang tertutup yang takkan dibuka, dan tiada sesuatu pun yang tersembunyi, yang takkan diketahui. Apa yang Kukatakan kepadamu dalam gelap, katakanlah dalam terang. Dan apa yang dibisikkan ke telingamu, beritakanlah dari atas atap rumah. Dan janganlah kalian takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa. ( Mat 10:25)

Tuhan Yesus menegaskan bahwa kita tidak perlu kuwatir untuk berkata benar, sebab apa yang sifatnya bohong-bohongan atau tipu-tipuan, yang sifatnya akan merugikan orang lain pada suatu ketika akan tersingkap. Sekarang ini baru marak adanya usaha untuk membohongi masyarakat, tetapi kita tak perlu takut. Sebab kebenaran yang berasal dari Tuhan walaupun tersembunyi akan tersiar kemana-mana.

Rupanya kebenaran ini yang rupanya paling ditakuti oleh banyak orang. Maka banyak kenyataan yang benar sering ditutup-tutupi. Kejahatan korupsi banyak yang ditutupi, tetapi akhirnya terbongkar juga. Dalam keluarga pun banyak terjadi. Hal yang kurang benar, seperti penyelewengan, penggelapan dan perselingkuhan sering ditutupi, sehingga begitu terbuka lalu mengakibatkan situasi yang keruh.

Dalam Gereja Katolik pun Paus Fransiscus sudah mulai membersihkan apa yang kurang beres dalam tubuh Gereja, termasuk soal keuangan dan ketulusan para imam. Yang dikhawatirkan oleh Pimpinan Gereja yaitu kalau terjadi formalitas yang palsu, berkembang tata-lahirnya saja, sehingga Gereja akan berkembang secara tidak benar.

Nampaknya banyak orang yang saleh dan khusuk dalam Gereja, tetapi kadang tidak demikian dalam kenyataannya di dalam keluarga dan di dalam masyarakat. Nampaknya menurut statistik jumlah Umat Katolik banyak sekali, tetapi dalam praktek tidak membawa dinamika dalam kehidupan masyarakat.

Orang tulus, jujur, dan yang mau selalu berpegang pada kebenaran itu mencerminkan sifat Tuhan Allah sendiri, Semakin kita rajin meresapkan firman Tuhan, hidup kita juga akan dibangun menjadi gambaran Tuhan yang mencer-minkan kesucian dan kebenaran Tuhan.

Secara tidak langsung kalau orang hidup demikian itu sebenarnya telah memberikan kesaksian pada masyarakat. Rasanya seperti sia-sia kalau hanya diri kita sendiri yang menjadi suci, tetapi walau pun hanya satu orang yang memelihara hidup suci, tulus, jujur dan benar, itu akan kelihatan pula pada suatu saat. Yang benar akan kelihatan.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

 

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.