“The Accountant”, Menjadi Beda Itu Kadang Menakutkan

Ben Affleck sebagai akuntan jenius namun autis. (Ist)

LAHIR sebagai anak autis namun jenius akhirnya membuat Christian Wolff (Ben Affleck) menjadi manusia yang telanjur dikesankan sebagai anti-sosial sejak kecil. Karena itu, banyak anak sebayanya lalu menjulukinya freaky alias aneh. Ia tak mudah bergaul dengan lingkungan sosialnya dan cenderung dianggap sebagai subjek lelucon yang kemudian diperdaya.

Namun, hasil didikan ayahnya yang bekerja sebagai tim psikologi AD membuat Christian jadi anak ‘tahan banting’, demikian pula kedua adiknya yakni Braxton dan saudara perempuan mereka.  Karena didikan gaya serba Spartan dan tak jarang membuat kisruh di dalam rumah inilah yang membuat ibu kandung ketiga anak autis ini lalu memilih pergi dan meninggalkan mereka untuk kemudian kawin lagi.

Waktu pun berlalu dan Christian Wolff telah menjadi seorang akuntan publik dengan klien para bos besar dari dunia hitam yang ingin menghindar dari kewajiban membayar  pajak. Pada sisi inilah, Christian menjadi berseberangan dengan Lamar Blackburn (John Lithgow) karena justru membuka borok perusahaan Living Robotics. Pada saat sama, ia berhasil menjalin kontak hubungan pribadi dengan Dana Cummings (Anna Kendrick).

Persoalan menjadi pelik, karena Living Robotics lalu menyewa komplotan pembunuh berdarah dingin pimpinan Braxton Wolff yang belakangan di ujung cerita baru ketahuan bahwa buruan mereka itu adalah kakak kandungnya sendiri.

Lalu apa yang menarik dari film drama dengan polesan action yang menawan ini?

The Accountant adalah film bagus tentang kisah manusia autis. Sosok pribadi manusia yang kadang tidak mudah dipahami apa maunya; pribadi yang suka berkutat pada dunianya sendiri dan –seperti dialami Christian Wolff—ia tidak bisa tenang sebelum semua pekerjaan yang telah dia mulai bisa berakhir dengan sempurna.

Wolff menghadapi ‘situasi kritis’ itu, ketika di ujung akhir penemuannya mendeteksi permainan penggelapan milyaran dolar di Living Robotics ia malah ‘ditendang’ supaya jangan menyelesaikan tugas yang sejatinya dia percayakan kepadanya. Konflik berdarah pun muncul, apalagi setelah Danna Cummings menjadi incaran para pembunuh professional.

akuntanAkuntan autis namun jenius yang jago tembak.

Berbeda itu menakutkan?

Berbeda itu kadang bisa membuat banyak orang jadi takut. Demikianlah dunia masa kecil Christian Wolff yang dengan sangat bagus dimainkan oleh bintang cilik mirip-mirip Ben Affleck. Keanehan Christian Wolff juga ditunjukkan oleh kecepatannya menembak jitu semua objek dengan presisi tinggi. Karena itu, meski resminya adalah seorang akuntan public, pada dasarnya Christian Wolff adalah seorang penembak jitu dan ia tidak mau berkompromi dengan siapa pun sebelum tugasnya dia selesaikan dengan sempurna.

Menjadi berbeda dan mampu menyelesaikan semua hal secara baik dan sempurna itulah ‘keistimewaan’ Christian Wolff.  Namun hal itu malah membuat banyak orang lari ketakutan atau kalau berani malah datang melawannya dan akhirnya kalah juga.

Co-founder dan chief editor Sesawi.Net; Konsultan Media & Communication di lembaga internasional mhariyadi@sesawi.net, mathias.hariyadi@gmail.com

Sumber: Sesawi.net

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.