Tetap Berbuah Gemuk dan Segar (1)

Ayat bacaan: Mazmur 92:15
=====================
“Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar”

Pohon mangga secara umum akan mulai menghasilkan buah pada usia 4 sampai 5 tahun dengan jumlah yang akan semakin meningkat seiring usianya. Pada tahun ke 10 pohon mangga sanggup menghasilkan ratusan buah yang baik dan itu akan terus berlanjut hingga tahun-tahun berikutnya. Jaman sekarang dengan teknik-teknik tertentu pohon mangga bisa berbuah sejak di usia bulanan dan sudah banyak pula jenis pohon mangga yang bisa berbuah tanpa memandang musim. Satu hal yang sama, usia pohon mangga sangatlah panjang dan akan terus sanggup menghasilkan buah, semakin tua semakin banyak.

Saya merasa terinspirasi dan diberkati oleh ayah dari seorang teman yang pada usia 71 tahun masih sangat sehat dan lincah. Di usia senjanya ia masih sanggup bekerja sebagai pengawas pada sebuah pabrik pengolah makanan ringan (snack) di salah satu kota di Jawa Barat. “Puji Tuhan, di usia seperti ini oom masih diberi kesehatan dan kekuatan untuk bekerja,” katanya. Kalau kita lihat di negara kita, berapa batasan usia yang dianggap produktif? Orang biasanya sudah harus pensiun pada usia 55 tahun. Jika melihat lowongan di koran-koran, maka batas usia produktif bisa jauh dibawah itu. Kita akan melihat banyak lowongan yang membatasi pelamar sampai batas usia 30 tahun, atau bahkan 25-27 tahun saja. Artinya, jika anda sudah berusia di atas itu, anda akan semakin sulit untuk mendapatkan pekerjaan. Oleh karena itulah ayah teman saya bersukacita karena meski sudah berusia lanjut, ia masih bisa melakukan sesuatu yang bisa membawa manfaat baik bagi dirinya, keluarga maupun orang lain.

Dunia mungkin memberi batas untuk kita bisa berusaha dan menghasilkan buah, tetapi tidak demikian bagi Tuhan. Berapapun umur kita, Tuhan tetap menjanjikan kasih dan kesempatan untuk terus berbuah. Tuhan akan tetap bisa memakai anda secara luar biasa tanpa melihat berapapun umur anda sekarang. Tidak pernah ada kata terlambat selagi kesempatan hidup masih dibukakan.

Apa kata Firman Tuhan akan hal ini? Pertama, lewat Pemazmur dikatakan: “Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon; mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita.” (Mazmur 92:13-14). Itu janji Tuhan terhadap orang-orang benar. Mereka yang tertanam dan berakar dalam Tuhan akan tetap bertunas dan tumbuh subur. Pertanyaannya, sampai kapan? Adakah batas usia untuk kita bertunas dan bertumbuh? Firman Tuhan ternyata berkata tidak ada, karena ayat selanjutnya berkata: “Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar” (ay 15) Hingga masa tua sekalipun, kata firman Tuhan, orang-orang benar ini akan terus bertumbuh subur, malah dikatakan masih sanggup berbuah, bertambah gemuk dan segar.

Mungkin ini terdengar tidak masuk akal dan melawan hukum alam. Benar, tenaga manusia memang akan menurun, demikian pula kemampuan. Kita memang tidak bisa melawan hukum alam mengenai kondisi fisik manusia sejalan dengan usia. Tapi kata firman Tuhan itu bukan berarti kita harus pula berhenti berbuah. Bagaimana mungkin? Ayat berikut menjelaskan bagaimana itu bisa dimungkinkan. “Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu.” (Yesaya 46:4). Kekuatan kita terbatas dan akan menurun, tetapi kekuatan Tuhan yang tidak pernah berkuranglah yang akan membuat kita bisa. Tuhan menyatakan siap menggendong dan memikul serta menyelamatkan kita sampai seluruh rambut kita putih sekalipun. Ini janji Tuhan. Artinya jelas, Tuhan tetap memiliki rencana bagi kita bahkan ketika kita sudah tua dan lemah. Tuhan tetap mau pakai kita tanpa melihat umur dan kemampuan kita, dan bukan kekuatan kita yang harus diandalkan melainkan kekuatan yang berasal daripadaNya.

(bersambung)

5 pencarian oleh pembaca:

  1. semakin tua menghasilkan buah
Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.