Tanpa Alas Kaki

jalan kaki tanpa sandal by vemale

“Dan supaya aku jangan meninggikan diri karena penyataan-penyataan yang luar biasa itu, maka aku diberi suatu duri di dalam dagingku, yaitu seorang utusan Iblis untuk menggocoh aku, supaya aku jangan meninggikan diri.” (2 Kor 12, 7)

ORANG-orang desa biasa pergi ke kebun atau ladang tanpa alas kaki. Maka bisa dimengerti kalau kaki mereka mudah terantuk batu atau terkena duri. Banyak semak duri yang sering merintangi pekerjaan mereka. ‘Duri kemarung’ merupakan salah satu jenis duri yang tajam. Saat terinjak, duri ini bisa patah dan nancap di kaki. Kaki biasanya terasa nyeri, sakit dan panas, karena ada duri di dalam daging. Duri di dalam daging merupakan kenyataan yang banyak dialami oleh orang-orang desa.

Pengalaman ini tentu berbeda dengan yang dialami dan dirasakan oleh Santo Paulus bahwa dirinya juga mempunyai duri dalam daging. Duri tidak hanya menunjuk semak atau jenis tanaman tertentu, yang ada di kebun atau ladang. Duri juga menunjuk pada suatu penderitaan yang membuat dirinya merasa sakit, baik fisik atau jasmani serta seluruh dirinya.

Selama hidupnya, Paulus mengalami banyak penderitaan, karena ditangkap dan dimasukkan penjara; karena penyiksaan atau pukulan yang diterimanya; karena berbagai bahaya yang harus dia hadapi di dalam perjalanan misinya; karena dakwaan, penghinaan atau ancaman yang harus dia tanggung.

Bagaimanapun juga berbagai penderitaan tersebut akan menimbulkan rasa sakit dan juga akan mempengaruhi seluruh diri dan pelayanannya. Duri dalam daging tidak hanya terwujud dalam bentuk penyakit, tetapi juga dalam diri banyak orang yang menentangnya, memusuhinya dan berusaha menyingkirkannya.

Di dalam kehidupan bersama, selalu saja terdapat pribadi-pribadi yang sering menjadi ‘duri’ bagi orang lain. Banyak orang bisa menjadi ‘duri’ bagi orang lain, karena kata-kata, sikap hidup dan perilakunya yang sering menyakitkan orang lain atau membuat orang lain terluka dan sakit. Mungkinkah mereka ini memang dipergunakan oleh ‘kuasa jahat’ untuk menjatuhkan manusia? Dalam hal apa, diriku pernah menjadi ‘duri’ dalam daging, sehingga orang lain, sakit, terluka dan kehidupan bersama menjadi terasa tidak nyaman?

Teman-teman selamat malam. Selamat beristirahat dan berakhir pekan. Berkah Dalem.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

5 pencarian oleh pembaca:

  1. duri kemarung
Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.