Tak Lolos Pileg 2014, Banyak Caleg Diprediksi Akan Sakit Jiwa

< ![endif]-->

PESTA demokrasi Pemilu Caleg baru saja usai. Selain hingar bingar tentang kemenangan tiga partai nasionalis PDIP, Golkar, dan Gerindra duduk di tiga peringkat atas mengalahkan PD yang kali ini keok di urutan keempat, berita lain akan segera menohok: banyak caleg yang tidak lolos akan sakit jiwa.

Di Jateng saja, demikian laporan The Jakarta Post edisi hari Kamis (10/4), jumlah caleg yang tidak lolos terhitung sebanyak 938 dari total jenderal sebanyak 1.038 yang mencalonkan diri  memperebutkan 100 kursi DPRD di Semarang.

Menurut Budi Susetyo dari Unika Soegijapranata Semarang, keinginan menjadi tenar dan kaya kiranya menjadi motif utama para caleg untuk menyerbu loket Pileg guna mendapatkan tiket menjadi anggota DPRD. Begitu tak berhasil lolos –dan tentu saja sudah keluar duit banyak pula—maka frustrasi dan kecewa berat sudah pasti akan menjadi menu utama dalam keseharian mereka pasca kekalahan dalam Pileg hari Rabu (9/4) kemarin.

Yang menjadi soal, kata Budi, apakah para caleg yang keok dalam Pileg kemarin itu mampu menerima dengan ikhlas kekalahannya atau tidak. Bila tidak, tentu saja akan terjadi perubahan perangai atau tingkah laku dan itulah yang kemudian disebut ‘sakit jiwa’.

pemilu 3 melihat daftar caleg

Suasana Pemilu 2014 dimana para pemilih menyempatkan diri melihat-lihat daftar caleg ideal yang ingin mereka pilih sebelum akhirnya nyoblos di bilik pencoblosan suara. (Mathias Hairyadi)

Rekan kolega dosen Unika Soegijranata Probowatie Tjondronegoro punya pendapat sama. “Mereka yang keok biasanya berubah perilakunya,” kata Probowatie yang mengacu pada rasa malu, kehilangan (uang), prestise melorot menjadi penyebab perubahan tingkah laku itu.

Sumber: The Jakarta Post

Photo credit: Pemandangan nyoblos di sebuah bilik suara (Mathias Hariyadi)

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.