St-JosephHARI ini, Gereja merayakan Hari Raya St. Yoseph suami Maria. Kisah St. Yoseph sedikit dikupas dalam Injil. Namun meskipun demikian St. Yoseph tetap mempunyai peranan penting.St. Yoseph merupakan pelindung para suami dan pekerja. Apa yang bisa kita timba dari keteladanan St. Yoseph sebagai umat beriman? Namun sebelumnya saya mau melihat sisi lain St. Yoseph. St. Yoseph merupakan pria bijaksana, wibawa, ganteng, dan saleh. Jika tidak demikian pasti Maria tidak mau dilamar oleh si Yoseph. Namun Yoseph pernah hampir membuat sejarah baru atas keputusannya mau meninggalkan Maria saat mengandung. Saya bisa memahami betapa kecewanya Yoseph ketika tahu Maria mengandung sebelum menikah. Yoseph berpikir tentang Maria yang tidak-tidak.  Sebab wanita mengandung sebelum menikah sejak dulu hingga sekarang merupakan aib. Si Yoseph kecewa atas peristiwa itu. Bagi Maria, keputusan Yoseph merupakan situasi berat.Namun rencana Si Yoseph berbeda dengan rencana Allah. Seandainya Yoseph tetap meninggalkan Maria pasti sejarah Gereja Katolik akan pincang. Jika ada surat akta kelahiran tertulis Yesus anak dari seorang ibu. Atau cap anak haram kepada Yesus. Jika Yoseph mau, Ia akan mencari istri baru. Keutamaan Yoseph adalah Ia terbuka pada kehendak Allah. Hatinya terbuka atas bisikan Allah. Ia tersadar bahwa Maria mengandung dari Roh Kudus, bukan selingkuh. Yoseph berhati besar untuk menerima kenyataan itu. Sebab jika tidak berhati besar Yoseph tetap tidak mau mengambil Maria sebagai istri. St. Yoseph bisa berhati besar karena kerendahanhati Yoseph di hadapan Allah. Yoseph tidak akan bisa lari dari rencana Allah. Mari kita meneladani keutamaan Si Yoseph yang rendah hati dan bertanggungjawab sebagai seorang pemimpin keluarga meskipun ada banyak tantangan dalam hidup keluarga.Mari kita jaga dan hormati keluarga. Jangan tinggalkan keluarga meskipun situasi tidak menguntungkan. St. Yoseph doakanlah keluarga kami. feel free meneladani St. Yoseph.