gossip by the guardianPERINGATAN St. Yosef Freinademetz warna liturgi Hijau Bacaan: Ibr. 10:19-25; Mzm. 24:1-2,3-4ab,5-6; Mrk. 4:21-25. BcO Rm. 10:1-21Bacaan Injil Mrk. 4:21-25 Renungan: Dalam suatu kesempatan ada orang yang menghasut kampungnya tentang tindakan pencurian yang dilakukan bendahara. Ia berkasak-kusuk ke sana kemari menyiarkan tindakan buruk sang bendahara. Orang-orang pun sempat terpengaruh. Bendahara itu sempat diganti olehnya. Dan saat dia memegang keuangan ia memainkan uang itu sesuai dengan dulu yang dia kasak-kusukkan ttg bendahara sebelumnya. Orang-orang pun tahu bahwa mereka telah dikelabui. Saudara-saudari terkasih, kadang karena mau bertindak licik orang membuat berita buruk tentang yang lain. Mereka menyebarkan suasana yang kurang baik. Dan sebenarnya hal tidak baik itu adalah hal yang dia rencanakan. “Ukuran yang kamu pakai untuk mengukur akan diukurkan kepadamu, dan di samping itu akan ditambah lagi kepadamu” (Mrk 4:24).Kontemplasi: Duduklah dengan tenang. Ingatlah apakah anda menakar keburukan orang lain yang sebenarnya dilandasi oleh keinginan dan rasa iri hatimu. Refleksi: Apa yang biasa kaupakai untuk mengukur orang lain? Doa: Ya Tuhan, semoga aku makin mampu memurnikan penilaianku atas sesamaku. Dan tidak gampang mengukur buruk mereka. Amin. Perutusan: Aku tidak akan mengukur buruk sesamaku. Kredit foto: Ilustrasi