Taat dan Datang pada Yesus, Jiwa Kita Tenang

happy with life by Motivateusus

Kamis 17 Juli 2014
Hari Biasa Pekan XV
Yes 26:7-9.12.16-19; Mzm 102:13-21; Mat 11:28-30

“Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan” (Matius 11:29).

KETIKA saya bertugas di Paroki St. Maria Fatima Magelang 16 tahun silam; saya membuat lagu berdasarkan Injil hari ini, Matius 11:28-30. Sabda Yesus sangat menyentuh hidupku kala itu.

Dalam permenunganku atas sabda itu, mengalirlah alunan lagu dengan syair sebagai berikut: “Wahai kamu, yang letih lesu, datanglah kau kepada-Ku, kau Kuberi kelegaan// Wahai kamu yang berbeban berat, datanglah kau kepada-Ku, kau Kuberi kelegaan// Refren: Datanglah pada-Ku, wahai umat-Ku, jiwamu, akan tenang, datanglah pada-Ku.

Kuk yang Kupasang, panggul dan dipikullah, belajarlah Kau pada-Ku, kau Kuberi kelegaan// Sebab Aku, lembut rendah hati, belajarlah Kau pada-Ku, kau Kuberi kelegaan.”

Lagu saya buat dengan gaya pentatonis Jawa. Saya sendiri, setiap kali mendengarkan lagu itu, saya dapat merasakan daya kekuatan sabda Yesus! Saya menyanyikannya dalam album “Datanglah pada-Ku” (diproduksi oleh TASKA KAS dalam rangka pembangunan Wisma Uskup Agung Semarang. Sayang stok sudah habis dan belum diproduksi lagi.)

Sabda Yesus ini memang luar biasa hebat! Dalam keadaan letih lesu dan berbeban berat, kita diundang datang kepada-Nya. Jiwa kita akan tenang. Datang pada-Nya tak berarti kita semakin tanpa tantangan. Justru kita harus rela dan taat memikul kuk yang dipasang-Nya dan belajar dari pada-Nya yang lemah lembut dan rendah hati. Jiwa kita akan lega dan tenang.

Ketaatan kepada Tuhan membawa berkat dan rahmat dalam hidup kita. Sayangnya, (belajar) taat itu tidak mudah. Lebih mudah kita berontak dan melawan kebaikan dari pada tunduk kepadanya. Ujung-ujungnya adalah memikirkan diri sendiri.

Adorasi Ekaristi Abadi adalah kesempatan bagus untuk datang kepada Yesus dan belajar taat kepada-Nya agar jiwa kita tenang. Undangan diberikan kepada kita seluas-luasnya. Tinggallah kita, mau taat datang kepada-Nya atau menolak bahkan melawan Dia dengan berbagai alasan dan dalih.

Ya Yesus Kristus, kami datang pada-Mu, saat kami letih lesu dan berbeban berat. Engkau memberi kelegaan! Semoga kami belajar taat memikul kuk yang Kau pasang, agar kami tenang dan beroleh keselamatan, kini dan selamanya. Amin.

Kredit foto: Illustrasi (Motivateus)

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.