Syarat Mengikuti Yesus, Tidak Mudah Lho

jesus

“Tuhan izinkanlah aku dahulu menguburkan ayahku.”
“Ikutlah Aku dan biarlah orang-orang mati mau menguburkan orang-orang
mati mereka”(Mat 8:21-22)

MARILAH kita renungkan bagaimana jawaban Yesus terhadap mereka yang mau mengikuti-Nya: “Guru, aku akan mengikuti ke mana saja Engkau pergi.”  “Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepalaNya.” Apa artinya ini?  Kalau kamu ingin mengikuti Aku janganlah kamu  membayangkan seperti kamu mau mengikuti bangsawan-bangsawan Romawi yang berlambangkan serigala.

Mereka mempunyai tempat dan kedudukan. Jadi hidup mereka terjamin. Jangan kamu bayangkan kamu ikut militer Romawi yang berlambangkan burung-burung garuda, mereka juga punya tempat tinggal dan jaminan hidup. Aku tidak punya apa-apa. Kalau serigala sungguhan saja punya liang, dan burung-burung punya sarang, Aku tidak punya tempat tinggal. Jadi, kalau kamu mau mengikuti Aku, kamu harus siap-siap tidak terikat pada satu tempat dan jaminan hidup yang tetap seperti pegawai-pegawai, tetapi harus berani hidup menurut penyelenggaraan ilahi. Kamu berani ikut Aku?

Lalu ada orang lain lagi yang datang mau mengikuti Yesus, tetapi ia mau minta izin dulu: “Tuhan izinkanlah aku dahulu menguburkan ayahku.” Tetapi bagai-mana jawaban Yesus?“Ikutlah Aku dan biarlah orang-orang mati mau menguburkan orang-orang  mati mereka.” Kita mungkin heran mengpa jawab an Yesus demikian? Apakah Yesus terlalu keras, sampai-sampai orang mau me nguburkan orangtuanya saja tidak boleh. Sebenarnya ada salah interpretasi dalam cara pikir kita. Orang itu mengatakan: Izinkanlah aku dahulu mengubur-kan ayahku. Jadi ayah orang yang mau mengikuti Yesus itu belum mati, masih segar.

Dengan orang itu mau mengatakan: besok saja, kalau ayahku sudah meninggal, baru aku akan mengikuti Engkau. Maka tentu saja Yesus mengata-kan “Ikutlah Aku.” Kalau kamu mengikuti Aku, kamu akan hidup. Sebaliknya kamu kalau kamu tidak mengikuti Aku, kamu belum dekat dengan Tuhan. Itu artinya kamu masih mati.

Nah kalau kamu tunggu sampai bapamu mati, itu berarti nanti orang mati mengubur orang mati. Maka jangan menunda-nunda untuk mengikuti Aku. Kata-kata Yesus ini ditujukan bagi kita semua. Memang kita tahu bahwa mengikuti Yesus itu tidak mudah. Kita harus menghitung-hitung dulu, merenacanakan dulu, jangan sampai gagal di tengah jalan.

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.