Siapakah Yesus Bagiku? (2)

Tetapi kemudian ada pandangan lain: mengapa harus mencari penyembuhan dari ‘orang-orang pintar’ itu? Jika kita percaya kepada Tuhan Yesus yang punya kuasa atas semua kekuatan jahat, kita berdoa secara biasa-biasa saja dan tidak sembuh; mengapa tidak mau menerima kelemahan dan sakit itu, sebagai tanda kesetiaan dalam mengikuti Yesus? Melihat Yesus sebagai Kristus, cenderung membuat kita mencari penyembuhan, pemecahan masalah. Mengikuti Yesus sebagai Anak Manusia, memampukan kita ikut menderita bersama Dia. Ada yang menulis begini di Facebook: seorang bertahan bukan karena dia kuat, tetapi karena masalah telah mendewasakannya. Sebuah contoh sikap mau mengikuti Yesus.

Aku duduk menikmati senja dalam perahu keselamatanku yang sedang berlabuh. Kulihat Yesus di ruang kemudi, menatapku dan berkata: “Lepaskan tambatan perahumu dan biarkan Aku membawa engkau ke seberang. Bukan rencanaKu, untuk engkau tetap tertambat di sini.” Dengan takut, gelisah dan khawatir aku menjawabNya, “Tuhan bukankah lebih baik aku tetap disini. Aku tidak akan melihat topan, badai dan angin ribut. Dan aku dapat kembali ke darat kapanpun aku mau.”

Lembut Yesus memegang tanganku, menatap mataku dan berkata, “Memang disini engkau tidak akan mengalami topan, badai dan angin ribut. Tapi engkau juga tidak akan pernah melihat Aku mengatasi semua itu. Engkau tidak akan melihat Aku berkuasa atas semuanya itu, karena Akulah TUHAN.” Dalam pergumulan berat, aku memandangi tali yang mengikat perahuku. Di tali itu ku lihat ada rasa khawatir akan keuangan, pekerjaan, pasangan hidup, dll.

Dalam hati aku bertanya-tanya: “Tahukah IA akan apa yang aku inginkan? Mengertikah IA akan apa yang aku rindukan dan dambakan?” Yesus memelukku dan berbisik lembut. “Memang tidak semuanya akan sesuai dengan apa yang kau inginkan, rindukan dan dambakan bahkan mungkin kebalikannya yang akan kau dapat, tapi maukah kau percaya. RancanganKu adalah rancangan damai sejahtera, masa depanKu adalah masa depan yang penuh harapan?” bersambung

5 pencarian oleh pembaca:

  1. siapakah yesus bagiku
Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.