SEP Shekinah Jakarta Tetap Berkarya di Tengah Pandemi


Panitia Rekoleksi Natal “Fratelli tutti” 2020 (Dok. Pribadi)


Sekolah Evangelisasi Pribadi (SEP) Shekinah Jakarta selalu mengadakan Renakel (Retret Natal Keluarga) setiap tahunnya. Renakel merupakan kegiatan secara tatap muka. Namun dikarenakan pandemi, SEP awalnya kurang percaya diri untuk menyelenggarakan Rekanel 2020.


Namun melihat bahwa adanya dampak yang terjadi kepada umat Katolik termasuk dalam relasi keluarga, Ketua Panitia Rekoleksi Natal 2020, Krisnanda Svara mengungkapakan bahwa adanya kegiatan Retret Natal di tahun 2020 bukan dipaksakan, melainkan menjadi suatu kebutuhan dalam merekatkan keluarga. “Banyak dampak dari pandemi ini, entah kehilangan pekerjaan, beribadah, dan juga relasi antar keluarga,” ujarnya.


Kegiatan ini dilakukan secara daring melalui Zoom selama dua hari. Bukan menggunkana kata retret melainkan rekoleksi. Shekinah Jakarta mempersembahkan Renakel (Rekoleksi Natal Keluarga) 2020 pada 26-27 Desember 2020. Rekoleksi yang dengan pembicara Romo Eko Wahyu, OSC, ini bertemakan Fratelli Tutti.


Romo Eko Wahyu, OSC

Dalam pengajarannya Romo Eko menghimbau agar keluarga, khususnya pasangan suami istri semakin kompak dan semakin rela hati menerima kekurangan pasangannya. “Maka itu penting untuk memperbaharui janji perkawinan. Sakramen Perkawinan adalah tanda kehadiran Allah, kehadiran Allah yang nyata terhadap suami, yakni istri begitu pula sebaliknya. Dengan pasangan yang yang dapat menerima maka dapat menjadi contoh bagi sang buah hati tentang nilai saling menerima satu dengan yang lain.


Selain pengajaran, rekoleksi yang dirancang selama tiga bulan ini memfaslitasi para keluarga-keluarga untuk berbagi dengan yang lain, dengan cara memberikan sukacita bagi para anak-anak panti asuhan. Sebelum rekoleksi berlangsung, mereka memberi kado-kado Natal kepada beberpa pihak panti melalui panitia. Seluruh panitia juga memberikan kesempatan bagi para keluarga untuk memberikan ucapan-ucapan Natal dan Tahun Baru 2021 via TikTok atau video.


“Semua kegiatan ini didampingi oleh Tuhan. Kami semua merasakan sukacita dan bersysukur di masa pandemi masih bisa berkarya. Semoga sampai tahun berikutnya,” pungkas Krisnanda.


Karina Chrisyantia 


Baca di Hidupkatolik.com

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.