Semangat Berkurban

BIJI gandum hanya berguna bila ditanam; karena setelah biji tersebut mati, akan timbul tunas baru yang kelak akan bertumbuh menjadi tanaman yang menghasilkan buah.

Lewat perumpamaan ini, Yesus mengundang kita untuk memiliki semangat berkurban. Yesus sendiri adalah biji gandum ilahi yang telah mengurbankan diriNya untuk menebus dosa manusia. PengurbananNya membuahkan keselamatan bagi kita semua.

Sadari bahwa kemuliaan hanya dapat diperoleh dengan menapaki jalan salibNya. Mari berjuang mengikuti teladan Sang Guru, dan mohon rahmat kekuatan daripadaNya agar kita dimampukan untuk:

Meninggalkan kehidupan lama yang berpusat pada diri sendiri, beralih menuju kehidupan yang berpusat kepadaNyaMati terhadap dosa dan segala hal yang bertentangan dengan kehendakNyaMengarahkan seluruh langkah hidup kita menuju kepadaNya.Melayani Dia dan sesama dengan tulus dan penuh sukacita

Semoga dengan pembaharuan sikap hidup ini, kita dapat membawa banyak orang untuk mengenal Dia, untuk bersama-sama melangkah menuju keselamatan.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Insinyur elektro alumnus ITB dan umat Paroki St. Yakobus, Kelapa Gading, Jakarta Utara; bergiat ‘merangkai’ kata-kata renungan yang menjadi ‘kata hati’ untuk satu hari (thoughts of the day); Anggota Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini St. Yakobus.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: