Sabtu 22 Februari 2014 Tahbisan Episkopal Mgr. Paskhalis Bruno Syukur OFM

< ![endif]-->

HARI Sabtu tanggal 22 Februari 2014 menjadi hari bersejarah untuk Keuskupan/Diosis Bogor. Uskup Diosis Bogor yang baru yakni Mgr. Paskhalis Bruno Syukur OFM akan menerima tahbisan episkopalnya hari lusa besok.

Menurut penuturan Romo Peter Aman OFM, dosen teologi STF Driyarkara dan  rekan imamat  seangkatan novisiat hingga studi filsafat—upacara tahbisan episcopal untuk Mgr. Paskhalis Bruno Syukur akan diselenggarakan di SICC Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Bertindak sebagai Uskup Penahbis adalah Mgr. Dr. Michael Cosmar Angkur OFM, Uskup Diosis Bogor yang sebentar lagi akan memasuki masa purna tugas dan akan digantikan Mgr. Paskhalis Bruno Syukur OFM.

Uskup Agung Jakarta sekaligus administrator Diosis Bandung  Mgr. Dr. Ignatius Suharyo Pr akan mendampingi Mgr. Michael C. Angkur dalam proses penabisan episcopal untuk calon Uskup Diosis Bogor ini.

Acara dan proses tahbisan episcopal untuk Uskup Bogor yang baru –Mgr. Paskhalis Bruno Syukur OFM—akan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga kurang lebih selesai pukul 13.00 WIB. Setelah upacara tahbisan episcopal, acara akan berlanjut dengan ramah tamah disertai makan siang.

Profil singkatnya

Lahir pada tanggal 17 Mei 1962 di Ranggu, Keuskupan Ruteng di Pulau Flores, NTT, Mgr. Paskalis Bruno Syukur OFM menyelesaikan pendidikannya di Seminari Menengah St. Pius di Kisol. Begitu selesai, Mgr. Paskalis lalu melanjutkan studi mengarah ke panggilan imamatnya dengan masuk menjadi anggota Ordo Saudara Hina Dina (Ordo Fratrum Minorum/OFM) di Novisiat OFM di Papringan, Yogyakarta tahun 1981.

Bersama Pastur Dr. Peter Aman OFM, Pastur Robby Wowor OFM, Mgr. Paskalis Bruno Syukur OFM mulai belajar filsafat dan mencicipi sedikit teologi di STF Driyarkara Jakarta pada tahun 1983 dan lulus sarjana muda (BA) filsafat tahun 1987 bersama sejumlah rekan mahasiswa dari kalangan Jesuit seperti Romo AM Roni Nurhayanto SJ, Romo Dr Baskara Tulus Wardaya SJ, Romo Eduard Ratu Dopo SJ, Romo Herman Tjahja SJ, dan beberapa frater diosisan (praja) dari KAJ lainnya.

Beberapa tahun kemudian usai menjalani tahun-tahun orientasi pastoral, Mgr. Paskalis melanjutkan studi teologinya di Fakultas Teologi Wedhabakti Universitas Sanata Dharma di Kampus Seminari Tinggi Santo Paulus Kentungan, Yogyakarta.Mgr Paskalis Bruno Syukur OFM

Mgr. Paskhalis Bruno Syukur OFM mengucapkan kaul kekalnya sebagai anggota OFM pada tanggal 22 Juni 1989 dan beberapa tahun kemudian menerima tahbisan imamatnya pada tanggal 2 Februari 1991.

Sebagai pastur muda  OFM, Mgr. Paskalis menjalani tugas pastoral di kawasan Moanemani, Keuskupan Agung Jayapura di Papua tahun 1991-1993 dan kemudian ditugaskan  belajar spiritualitas di Roma kurun waktu tahun 1993-1996.

OFM Provinsi Indonesia kemudian menugasi Mgr. Paskalis sebagai magister novis untuk para frater calon OFM di Novisiat OFM di Depok, Kabupaten Bogor kurun waktu 1996-2001. Berikutnya, ia  menjadi semacam pastur pendamping frater-frater di komunitas OFM sekaligus menjadi anggota Dewan Provinsi OFM Indonesia dan berikutnya menjadi Provinsial OFM Provinsi Indonesia kurun waktu 2001-2009.

Selepas dari jabatannya sebagai Provinsial OFM di Indonesia, Mgr. Paskalis dipanggil tugas ke Roma untuk menduduki pos penting sebagai definitore generale di “markas besar” OFM di Roma untuk urusan wilayah Asia dan Oceania.

Saat Bapa Suci Paus Fransiskus resmi mengumumkan penunjukan dirinya sebagai Uskup baru untuk Diosis/Keuskupan Bogor, Mgr. Paskalis Bruno Syukur OFM masih bertugas di Generalat OFM di Roma.

Mgr. Paskalis Bruno Syukur OFM akan menggantikan Mgr. Dr. Cosmas Michael Angkur OFM  sebagai Uskup baru untuk Diosis Bogor.

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.