Sabda Hidup: Senin, 1 Mei 2017 – St. Yusuf Pekerja

St. Yusuf Pekerja

warna liturgi Putih

Bacaan

Kis. 6:8-15; Mzm. 119:23-24,26-27,29-30; Yoh. 6:22-29. BcO Why 7:1-17

Bacaan Injil: Yoh 6:22-29

22 Pada keesokan harinya orang banyak, yang masih tinggal di seberang, melihat bahwa di situ tidak ada perahu selain dari pada yang satu tadi dan bahwa Yesus tidak turut naik ke perahu itu bersama-sama dengan murid-murid-Nya, dan bahwa murid-murid-Nya saja yang berangkat. 23Tetapi sementara itu beberapa perahu lain datang dari Tiberias dekat ke tempat mereka makan roti, sesudah Tuhan mengucapkan syukur atasnya. 24Ketika orang banyak melihat, bahwa Yesus tidak ada di situ dan murid-murid-Nya juga tidak, mereka naik ke perahu-perahu itu lalu berangkat keKapernaum untuk mencari Yesus. 25Ketika orang banyak menemukan Yesus di seberang laut itu, mereka berkata kepada-Nya: “Rabi, bilamana Engkau tiba di sini?” 26Yesus menjawab mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang. 27Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya.” 28Lalu kata mereka kepada-Nya: “Apakah yang harus kami perbuat, supaya kami mengerjakan pekerjaan yang dikehendaki Allah?” 29Jawab Yesus kepada mereka: “Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah.”

Renungan

SERING kita temui kala ada uang orang gampang sekali mengubah pilihannya. Recehan 50 atau 100 ribu cukup untuk membuat orang melepaskan masa depannya selama 5 tahun ke depan. Coba kalau uang itu dibagi 5 thberapa rupiah tiap harinya, tidak seberapa. Tapi itu kenyataannya, orang mencari rejeki sesaat tanpa memperhitungkannya secara panjang dan terukur.

Orang-orang mencari keberadaan Yesus. Namun Yesus tahu kenapa mereka mencari Dia. “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang” (Yoh 6:26). Yesus mengingatkan mereka mencari kehendak Allah yang akan mengenyangkan mereka secara kekal.

Ada banyak godaan agar kita mendapatkan kepuasan sesaat. Kita perlu hati-hati dengan semua itu. Kita mesti menemukan sesuatu yang berjangka panjang dan bisa memenuhi kebutuhan hidup kita jauh lebih lama. Mengikuti godaan sesaat hanya akan membawa kita pada kekecewaan.

Kontemplasi

Bayangkan kamu menghadapi tawaran sesaat yang menggiurkan.

Refleksi

Bagaimana menemukan sesuatu yang jauh lebih bernilai dan mempunyai daya yang panjang?

Doa

Tuhan semoga aku tidak tergoda oleh dorongan-dorongan sesaat yang menggiurkan. Semoga aku mampu membangun rencana jangka panjang bagi hidupku. Amin.

Perutusan

Aku akan membangun rencana jangka panjang hidupku. -nasp-

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Romo Noegroho Agoeng Sri Widodo Pr Ketua Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) Keuskupan Agung Semarang; imam diosesan KAS putra asli Paroki Maria Assumpta Klaten, Jawa Tengah.

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.