Sabda Hidup: Sabtu, 14 Juni 2014 Peringatan St.Elisa, St. Gerardus

Elisa, Gerardus
Warna liturgi Hijau
Bacaan: 1Raj. 19:19-21; Mzm. 16:1-2a,5,7-8,9-10; Mat. 5:33-37

Renungan:
Bila meminta sesuatu seseorang pasti berharap permintaannya dikabulkan, dijawab “ya”. Walau mengatakan “kalau tidak, tidak apa2″ tetep saja berharap jawaban “ya”. Sering kala permintaan itu tak terjawab “ya” ia menjadi kecewa, marah bahkan mengatai yang diminta sebagai orang yang pelit. Karena itu orang menjadi sungkan mengatakan “tidak” agar tidak membuat kecewa mereka yang meminta.

Hari ini Yesus mengajari kita, “Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat” (Mat 5:37). Ketika kita mengatakan “ya” padahal “tidak”, sebenarnya kita telah berbuat jahat pada diri sendiri dan orang yang meminta karena kita telah menipu diri sendiri dan juga orang lain. Memang cukup beresiko jujur mengatakan “tidak jika tidak”.

Salah satunya adalah membuat orang lain kecewa. Namun kelugasan ini akan jauh membuat kita merasa lega karena kita tidak menipu diri dan sesama kita. Kita tidak masuk dalam perangkap si jahat.
Marilah kita selalu terbuka untuk menerima jawaban “ya” atau “tidak” atas segala permintaan kita. Dan berani tegas mengatakan “tidak” kalau kita sungguh sulit memenuhi permintaan orang lain.stgerard

Kontemplasi: Pejamkan matamu. Hadirkan satu peristiwa ketika anda mengatakan “tidak” atas permintaan saudara atau orang terdekatmu.

Refleksi: Tulislah pengalamanmu ketika mengatakan “ya” maupun tidak untuk meminta bantannmu

Doa: Tuhan, jagailah hati, budi dan ucapanku. Semoga aku mampu mengatakan ya atau tidak secara benar dan tepat. Amin.

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.