Sabda Hidup: Rabu, 4 Juni 2014

Yakobus dr Viterbo, Petrus dr Verona Yohanes Baptista Skalabrini
warna liturgi Putih

Bacaan: Kis. 20:28-38; Mzm. 68:29-30,33-35a,35b-36c; Yoh. 17:11b-19

Bacaan Injil Yoh. 17:11b-19:
11 Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.
12 Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku; Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorangpun dari mereka yang binasa selain dari pada dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci.
13 Tetapi sekarang, Aku datang kepada-Mu dan Aku mengatakan semuanya ini sementara Aku masih ada di dalam dunia, supaya penuhlah sukacita-Ku di dalam diri mereka.
14 Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka dan dunia membenci mereka, karena mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia.
15 Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat.
16 Mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia.
17 Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.
18 Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia;
19 dan Aku menguduskan diri-Ku bagi mereka, supaya merekapun dikuduskan dalam kebenaran.

Renungan:
Dunia adalah tempat manusia hidup dan mengaktualisasikan dirinya. Ia bertumbuh dan berkembang dalam kesatuan dinamika dunia. Walau di dunia ada aneka macam bahaya yang bisa mengancam hidup manusia, namun di dunia itu pula ada aneka macam cara yang memungkinkan manusia mampu mempertahankan hidupnya.

Maka dalam doanya Yesus pun mengatakan, “Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat” (Yoh 17:15). Yesus tidak ingin Bapa mengambil para muridNya dari dunia. Yesus memohon Bapa melindungi mereka dari yang jahat.
Sekarang ini kita berada di tengah-tengah dunia.

Dunia menjadi tempat kita hidup sekaligus medan untuk menghidupi. Kehadiran kita yang tampaknya kecil akan memberi warna bagi dunia. Tantangan akan selalu ada kala kita berkiprah di dunia. Namun perlindungan Tuhan mencukupi bagi kita untuk menjalankan tugas perutusanNya menjadi garam dan terang dunia.

Kontemplasi
Pejamkan sejenak matamu. Bayangkanlah dirimu yang berada di tengah dunia dengan segala tantangan dan peluangnya. Bergeraklah dengan terampil menggarami dan menerangi dunia.

Refleksi:
Apa arti keberadaanmu di tengah dunia?

Doa:
Ya Yesus, Engkau sungguh mengenal kami. Engkau memberi ruang pada kami untuk berada di tengah dunia. Di sana kami Kaupanggil meneruskan perutusanMu. Semoga dengan aneka perlindunganMu aku mampu menggarami dan menerangi dunia. Amin.

Perutusan:
Aku mensyukuri keberadaanku di tengah dunia dan mau terlibat dalam suka duka dunia menuju KerajaanNya.

Agoeng
komsos kas
“melihat yang tak biasa terlihat”

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.