Sabda Hidup: Rabu, 11 Juni 2014

Peringatan Wajib St. Barnabas, Rasul
warna liturgi Merah

Bacaan: Kis. 11:21b-26; 13:1-3; Mzm. 98:2-3ab,3c-4,5-6; Mat. 10:7-13

Bacaan Injil Mat. 10:7-13:
7 Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat. 8 Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma. 9 Janganlah kamu membawa emas atau perak atau tembaga dalam ikat pinggangmu. 10 Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kamu membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. 11 Apabila kamu masuk kota atau desa, carilah di situ seorang yang layak dan tinggallah padanya sampai kamu berangkat. 12 Apabila kamu masuk rumah orang, berilah salam kepada mereka. 13 Jika mereka layak menerimanya, salammu itu turun ke atasnya, jika tidak, salammu itu kembali kepadamu.

Renungan:
Suatu kali saya diajak Romo Bambang pijat. Bapak yang memijat itu sangat hafal dengan beliau. Setelah beberapa saat kami antri, akhirnya kami mendapat giliran. Sambil memijat sang bapak bercerita banyak tentang anak-anaknya dan bagaimana dari hasil memijatnya dia bisa mendirikan gereja. Selesai memijat kami menyerahkan amplop tanda terima kasih kami telah dipijat.

Namun bapak itu menolak dengan mengatakan, “Rama, terima kasih. Uang saya sudah cukup banyak. Uang Romo gunakan untuk yang lainnya saja. Saya sudah dapat banyak anugerah dari Tuhan.”
Sang bapak itu merasa mendapat banyak berkat dari Allah. Maka ia pun juga berusaha berbagi berkat pada yang lain.

Kisah itu hanya satu dari sekian banyak orang yang merasa mendapat berkat dari Allah dan berbagi kepada siap apun yang membutuhkan. Aneka rahmat dia temukan dari orang atau jenis karya tertentu, maka mereka pun berbagi pada yang lain yang memang membutuhkan bantuannya. Allah telah beRomourah hati kepada kita, maka marilah kita juga beRomourah hati pada mereka yang membutuhkan.

Kontemplasi: Pejamkan matamu. Hadirkan aneka kemurahan hati Allah yang telah kauterima.

Refleksi: Tulislah daftar kemurahan hati Allah dalam sejarah hidupmu.

Doa: Tuhan terima kasih atas aneka anugerahMu. Engkau memberikan kepada kami secara cuma-cuma. Semoga aku pun mempunyai kemurahan hatiMu seperti Engkau pun murah hati. Amin.

Perutusan: Aku akan membagikan kemampuanku dengan murah hati kepada mereka yang membutuhkan.

Photo credit: Ilustrasi (Ist)

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.