Sabda Hidup: Minggu 6 Juli 2014

Beban hidup by One Mille Mosser

Hari Minggu Biasa XIV
Warna liturgi Hijau

Bacaan: Za. 9:9-10; Mzm. 145:1-2,8-9,10-11,13cd-14; Rm. 8:9,11-13; Mat. 11:25-30

BcO: Ams. 1:1-7,20-33.

Bacaan Injil Mat. 11:25-30:
25 Pada waktu itu berkatalah Yesus: “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. 26 Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu. 27 Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak seorangpun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorangpun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya. 28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. 29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. 30 Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.”

Renungan:
Ketika transit di suatu terminal, aku melihat ada satu orang lagi ngomong di hadapan empat orang lain. Orang yang lagi ngomong itu badannya kecil, bajunya jauh lebih sederhana dibanding keempat pendengarnya.

Namun demikian keempat pendengarnya tampak tekun dan serius sekali mendengarkan segala kata dan uraiannya. Mengapa bukan dia yang mestinya mendengarkan para bos itu? Apakah ini yang disebut: “Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil” (Mat 11:25)?

Mungkin memang begitu. Ada banyak kebijakan hidup dalam diri siapa pun. Setiap memiliki kebajikan hidup yang layak untuk didengarkan. Dan setiap pribadi yang mau mendengarkan dengan tekun akan mendapatkan harta yang tak ternilai.

Yesus adalah pribadi yang tekun mendengarkan kehendak Bapa. Dia selalu menyediakan waktu untuk mendengarkan Sabda Bapa, entah dalam pertemuan personal denganNya atau pun melalui penampakan seluruh ciptaanNya.

Karena itu, Ia pun berani mengatakan, “Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku”(Mat 11:27). Marilah kita datang padaNya agar kita pun memiliki kebijakan dan kasihNya.

Kontemplasi:  Duduklah bersila di tempat anda biasa berdoa. Undanglah Yesus untuk datang kepadamu dan dengarkanlah semua perkataanNya untukmu.

Refleksi: Harta kekayaan Kristus seperti apa yang telah kaumiliki?

Doa:  Ya Yesus, aku bersyukur telah mengimanimu. Walau belum banyak harta hidupMu menjadi bagian hidupku, namun aku percaya Engkau terbuka menerimaku yang gampang lelah dan akan menambahkan dalam diriku anugerahMu. Amin.

Perutusan:  Aku akan rendah hati mengambil kebijakan hidup sesamaku.

Kredit foto: Ilustrasi (One Mille Mosser)

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.