Sabda Hidup: Minggu, 3 Mei 2015

Anggur di Tasmania

HARI MINGGU PASKAH V

warna liturgi Putih

Bacaan: Kis. 9:26-31; Mzm. 22:26b-27,28,30,31-32; 1Yoh. 3:18-24; Yoh. 15:1-8

BcO Why. 18:21-19:10

Bacaan Injil Yoh. 15:1-8.
1 “Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya. 2 Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah. 3 Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.

4 Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku. 5 Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. 6 Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.

7 Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. 8 Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.”

Renungan:
Membaca ini “Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah” (Yoh 15:2) saya teringat teman-teman di Seminari yang mendapat pelajaran tambahan bahasa Yunani.

Mereka adalah orang-orang yang berhasil dalam pelajaran bahasa latin. Kemampuan mereka telah teruji sehingga diberi kesempatan untuk mempelajari bahasa Yunani yang lebih sulit dari bahasa Latin.

Kiranya memang mereka yang berbuah akan dirawat dan pada saatnya akan menghasilkan buah-buah yang melimpah. Pada mereka yang mampu akan diberi kemungkinan untuk mendapatkan yang lebih banyak.

Ketika kita menginginkan lebih rasanya kita pun perlu menyelesaikan dengan baik apa yang sedang kita jalani. Keberhasilan menyelesaikan itu sendiri sudah memberi nilai lebih pada yang kita dapat. Dan kemampuan kita untuk menyelesaikan dengan baik memberikan kepercayaan untuk mendapatkan yang lebih dan berbuah lebih banyak dan baik.

Kontemplasi: Duduklah dengan tenang. Dengarkan dan bayangkan kalimat ini: Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.

Refleksi: Seberapa bagus buah yang telah kauhasilkan?

Doa: Tuhan semoga hidupku sungguh menghasilkan buah. Dan banyak buah lagi yang bisa kuhasilkan dalam hidupku. Amin.

Perutusan: Aku akan merawat kehidupanku supaya menghasilkan buah yang berlimpah. -nasp-

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.