Sebuah terobosan dibuat oleh para pastor SVD dalam kerjasama dengan pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat (LSM). Mereka berhasil membangun tempat yang dinamakan Rumah Tunggu, yakni sebuah tempat yang aman dan nyaman untuk ibu hamil menjelang persalinan, ibu nifas dan bayi serta pendampingnya

Secara lebih spesifik, pembangunan Rumah Tunggu ini sukses dibuat berkat kerja sama antara dinas kesehatan Kabupaten Manggarai (pemerintah) dengan Badan Pertimbangan Kesehatan Daerah Kabupaten Manggarai Barat yang diketuai oleh Pastor SVD dan Australia Indonesia Partnership for Maternal and Neonatal Healt (LSM).

Pembangunan Rumah Tunggu ini dimaksudkan untuk mendukung pemerintah dalam menjalankan program revolusi KIA (Kesehatan Ibu dan Anak). Faktor topografi yang sulit di Labuan Bajo dikatakan menjadi alasan tantangan utama pemerintah daerah, khususnya dinas kesehatan dalam meningkatkan jumlah persalinan ke fasilitas kesehatan.

Pastor Marselinus Agot, SVD selaku Ketua Badan Pertimbangan Kesehatan Daerah Kabupaten Manggarai Barat,Rabu (22/6/2016) mengatakan bahwa keberhasilan membangun Rumah Tunggu sebenarnya sebagai bukti masyarakat aktif dan pemerintah responsif.

“Kita mendorong masyarakat untuk selalu aktif dalam menjemput program pemerintah, dan pemerintah pun kita minta untuk selalu responsif menyikapi kesulitan yang dihadapi masyarakat” ujarnya.

Ketika ditanya tentang kesuksesannya dalam menjalin kemitraan dengan dinas kesehatan Kabupaten Manggarai Barat dan LSM AIPMNH, pastor yang juga pengelola Hotel Green PRUNDI ini sangat antusias memberikan penjelasan.

“Kesuksesan hanya bisa kita peroleh dengan membangun dialog kehidupan, sehingga kita bisa mengoptimalkan segala hal yang terbatas, termasuk akses ke fasilitas kesehatan” jelas Pastor Marselinus Agot, SVD.

“Untuk kemajuan daerah ini (Labuan Bajo, red) saya selalu pakai prinsip ‘Pemerintah Tidur Kita Cubit.”tambahnya.

Selain itu dalam menjalankan pelayanan lintas kepentingan, Pastor Marselinus Agot,SVD juga selalu menerapkan spirit 6S yaitu senyum, sapa, salam, sopan, santun, dan sayang.

Sumber: Sesawi.net

Loading...

Published by Wilhelmina Sunarti

Membaca firman Allah setiap hari akan menjaga hati kita dari rasa lelah dalam memikul salib kita. Semoga tulisan para gembala yang ada pada website kami bermanfaat bagi Saudaraku semua. Salam damai dalam kasih Kristus...

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.