Romo Yos Lalu yang Gemar Minum Bir dan Bersandal Jepit

Romo Yosef Lalu Pr tutup usia pada Jumat, 20 Juni 2014, pukul 18.37 WIB di Rumah Sakit Saint Carolus. Selama sepuluh tahun, beliau berkarya di Komisi Kateketik Konferensi Waligereja Indonesia dan pensiun pada Bulan Oktober 2006.

Pastor yang baik hati ini kembali ke Ende, Flores untuk mengurus wisma kecilnya Olangari. “Beliau ini sangat sederhana. Salah satu kesederhanaannya yang selalu melekat adalah sandal jepitnya yang tidak pernah lepas dari kakinya,” ujar Pius Kaju, salah satu mantan anak asuhnya.

Romo yang menelurkan banyak buku seperti buku Pendidikan Agama Katolik dari SD sampai perguruan tinggi ini, menurut Pius juga punya kebiasaan minum bir. “Setiap hari, makan selalu ditemani bir bintang. Tiada hari tanpa bir bintang,” jelas Pius yang sekarang menjadi staf di Komsos KWI.

Meski begitu, Romo Yos masih diberi umur panjang, hingga usianya yang 77 jalan ke menuju 78 dan akhirnya dipanggil Tuhan karena kanker hati.

Romo Yos, begitu beliau biasa disapa merupakan imam pertama dari Paroki Maria Boni Consilii (MBC) Bajawa Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Selain buku pelajaran agama, buku lain yang menetas dari hasil pemikirannya adalah buku homili tahun A,B,C. Dia juga pernah menulis buku “Percikan Kisah-Kisah Anak Manusia”

Setelah jam 12.00 siang tadi, jenazah alm. Romo Yosef Lalu Pr yang didoakan dalam misa arwah di Ruang Duka Rumah Sakit Saint. Carolus dan jam 17.00 sore tadi diadakan penutupan jenazah sementara, subuh nanti jam 02.00 pagi jenazah Romo Yos rencananya akan dibawa ke Ende dan akan dimakamkan di pemakaman para imam Keuskupan Agung Ende tepatnya di Ndona, Bajawa.

Keterangan Foto : Almarhum Romo Yos Lalu/ Foto : Pius Kaju

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.