Ritual Semana Santa di Larantuka untuk Perkuat Semangat Iman

semana santa by kompas

KOTA Larantuka setiap tahun pada momentum Semana Santa selalu dikunjungi oleh para peziarah dari mana-mana. Mereka datang dengan ujud dan doa masing -masing. Keyakinan mereka adalah, dengan serius mengikuti proses Semana Santa di Larantuka, doa dan ujud mereka akan terkabulkan.

Peziarah hadir, ada yang secara pribadi dan keluarga, juga tergabung dalam kelompok. Biasanya kelompok umat yang hadir adalah komunitas doa, mahasiswa, organisasi-organisasi Pemuda Katolik, dan lainnya.

Sekian kelompok peziarah yang hadir pada Semana Santa, ada kelompok mahasiswa katolik yang berasal dari Kupang yakni Organisasi Aktivitas Pendalam Iman (API) Reinha Rosari (RR) Larantuka. Organisasi ini merupakan wadah yang menghimpun Mahasiswa Katolik Dioses Larantuka–Kupang. Selain itu melibatkan juga anggota luar biasa, dari kabupaten lain seperti mahasiswa katolik Maumere, Ende, Bajawa, Manggarai, Kefa, Soe, Atambua, hingga Timor Leste.

Lusia Fitriani Palang Hada, Ketua API Reinha Rosari yang ditemui di halaman Kapela Tuan Meninu di Kota Rowido Kamis (2/4/2015), mengatakan, sebagai organisasi yang berlidung pada Bunda Maria, pada setiap tahunya Organisasi Api Reinha terlibat aktif dalam mengikuti rangkaian doa pada pekan Semana Santa.

”Mengikuti prosesi Semana Santa di Kota Larantuka merupakan kegiatan rutin tahunan dari organisasi. Kegiatan ini wajib diikuti oleh semua kader organisasi. Selain ujud masing-masing anggota, kami juga membawakah ujud doa kami untuk keberlangsungan organisasi kami ke depan semoga tetap eksis dalam membimbing dan membina kader menjadi kader katolik yang tangguh,” ungkapnya.

Lusia adalah perempuan pertama yang berhasil menjadi Ketua Api Reinha Rosari sejak terbentuknya organisasi ini 30-an tahun t silam. Ia menyampaikan, jumlah kami yang hadir 26 orang, didampingi satu orang alumni dari Kupang.

“Kami terlibat sejak hari Selasa pada prosesi jalan salib hidup dimana semua anggota masuk dalam barisan keamanaan. Hari Rabu Trewa,bersama umat lain melakukan tikam turo. Pagi tadi semua kami berziarah ke Kapela Crus–Costa di Wure mencium Tuan Berdiri. Dari Wure kami menuju ke Kapela Tuan Meninu mencium Tuan Meninu, terus menuju ke Kapela Tuan Ana dan Tuan Ma untuk mengikuti prosesi penciuman patung di sana,” katanya.

“Pada malam hari kami mengikuti perayaan ekaristi Kamis Putih di Gereja Katedral, dan sesuai dengan jadwal, besok Jumat mengikuti prosesi laut, dan puncaknya pada malam hari kami mengikuti prosesi Jumat Agung. Rangkaian doa yang kami ikuti secara langsung memperbaharui iman pribadi kader Api Reinha Rosari,” terang Lusia.

Sementara, Eusabius Separera Niron, aktivis organisasi masyarakat sipil dan alumni Api Reinha Rosari yang mendampingi rombongan mahasiswa API–RR berharap, semoga dengan mengikuti kegiatan Semana Santa di tahun 2015 ini, warga API-RR senantiasa dapat melakukan pembaharuan iman dengan meningkatkan devosi kepada Bunda Maria Reinha Rosari. Kegiatan ini, merupakan ziarah iman bersama Bunda Maria.

Organisasi Mahasiswa Katolik Dioses Larantuka API-RR sejak berdiri pada tahun 198. Saat ini telah melahirkan banyak kader katolik berkualitas yang saat ini memegang peranan penting dalam kehidupan bermasyarakat. Sebut saja, misalnya, Bupati Flores Timur Yoseph Lagadoni Herin, Dr. Jhon Kotan dosen di Undana Kupang, Dr. Cris Boro Tokan, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olaraga (PPO) Flotim Bernadus Beda Keda, dan lainnya.

Kredit foto: Ilustrasi (Kompas)

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.