RIP Romo Antonius Siswido OFM Conventual Kena Serangan Jantung di Kolam Renang

KABAR duka datang dari Ordo Fransiskan Konventual (OFM Conventual).

Telah meninggal dunia karena serangan jantung dan kemudian tenggelam di sebuah kolam renang di kawasan Pademangan, Jakarta Utara, pada hari Senin tanggal 25 Juli 2016 malam yakni:

Pastor Antonius Siswido OFM Conventual dalam usia 40 tahun.Almarhum Romo adalah pastor di Paroki St. Lukas, Sunter, Jakarta Utara.

Laporan media online Kompas.com menyebutkan, peristiwa nahas ini terjadi ketika ada tubuh manusia ditemukan setengah mengambang di sebuah kolam renang di kawasan Pademangan, hari Senin kemarin kira-kira pukul 19.30 WIB. Kondisi tubuh Romo sudah banyak kemasukan air, sehingga ketika dibawa ke RS Mitra Kemayoran, nyawanya tidak tertolong lagi.

Pihak kepolisian tidak mendapatkan tanda-tanda kekerasan atau bekas penganiayaan di tubuh alm. Romo Antonius Siswido.

Seorang saksi mata kepada kepolisian menuturkan, pihaknya sempat bercakap-cakap dengan alm. Romo Siswido. Kepada saksi bernama Litawati Winarta (51), demikian laporan Kompas.com, alm. Romo Siswido sempat bercerita dirinya sudah berenang mengelilingi kolam sebanyak 10 kali. Kira-kira pukul 19.30 itulah, Lita melihat tubuh Romo tiba-tiba tenggelam.

Ia segera melaporkan ke pihak keamanan kolam renang dan segera membawa Romo ke sebuah RS terdekat, namun nyawanya tidak bisa tertolong lagi karena sudah kemasukan banyak air.

Romo Wedyawiratno Pr juga tewas di kolam renang Borobudur

Peristiwa meninggalnya Romo Antonius Siswido OFM Conventual karena terkena serangan jantung di kolam renang ini mengingatkan kisah sama beberapa tahun silam di Keuskupan Agung Semarang. Waktu itu, Romo AK Wedyawiratno, imam diosesan KAS dan masih terbilang keponakan Kardinal Yulius Darmaatmadja SJ, juga ditemukan tewas dalam kondisi jasadnya setengah mengambang di sebuah kolam renang di dekat Borobudur, Magelang, Jateng.

Besar kemungkinan, Romo Wedya ini terkena serangan jantung sehingga ketika terjadi ‘serangan’ tidak mampu menyelamatkan diri, misalnya, dengan menepi ke arah pinggira kolam. Saat itu, alm. Romo AK Wedyawiranto Pr menjadi pastor di sebuah paroki di Magelang, setelah beberapa tahun lamanya menjalani tugas pastoral di Paroki St. Perawan Maria Bunda Kristus Wedi dan sebelumnya di Paroki Maria Assumpta Klaten.

Semasa masih hidup, alm. Pastor AK Wedyawiratno Pr sangat aktif di kepramukaan dan punya perhatian besar kepada generasi muda yakni para misdinar.

avatar Co-founder dan chief editor Sesawi.Net; Konsultan Media & Communication di lembaga internasional mhariyadi@sesawi.net, mathias.hariyadi@gmail.com

Sumber: Sesawi.net

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.