RIP Romo Adifeti Pr Tenggelam di Laut, Romo Tarsis OFMCap Jantungan

< ![endif]-->

BULAN September ini nampaknya jadi bulan yang memilukan buat Keuskupan Sibolga.

Betapa tidak, dalam waktu sepekan,  kami harus kehilangan dua orang imam. Kamis 5 September, Romo Adifeti Telaumbanua Pr ditemukan tewas karena  tenggelam saat berenang di laut di perairan  Sumba.

Kebetulan almarhum tengah berlibur setelah berhasil  menyelesaikan studi S-2 nya di Fakultas Teologi Wedhabakti Universitas Sanata Dharma Yogyakara. Alm. Tinggal di Seminari Tinggi Santo Paulus di Kentungan, Yogyakarta.

Satu lagi meninggal

Kemarin, Selasa  tanggal 10 September, seorang sahabat kami dari Ordo Fransiskan Kapusin yakni Pastur Tarsis Tambunan OFM Cap  secara tiba-tiba juga meninggal dunia, ketika tengah  istirahat malam.

Diduga alm. Mengalami serangan jantung. Usianya masih muda, sekitar 40-an tahun. Almarhum adalah  rekan setahbisan dengan saya di Padang Sidempuan karena kami sama-sama menerima tahbisan imamat  13 tahun lalu.

Semua terkejut, seolah tak percaya, namun itu nyata. Saya masih bercanda dengan  Pastur Tarsis saat pemakaman Pastur Adifeti di Seminari Aek Tolang, Sibolga. Eh, ternyata dua hari berselang kemudian, Pastur Tarsis mengikuti jejak alm. Pastur Adifeti.

Berat memang bagi keuskupan Sibolga, terutama bagi Bapak Uskup Mgr. Ludofikus Simanullang OFM Cap. Beliau terkejut mendapati dua imamnya yang masih sangat produktif harus meninggal pada usia yang sangat muda.

Tapi itulah hidup. Itu juga yang menjadi kehendak Tuhan. Semoga di balik peristiwa duka ini, kami masih boleh melihat secercah cahaya kehidupan dan menggantungkan harapan pada Sang Ilahi.

Selamat Jalan Pst Adifeti dan Pst Tarsis….


Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.