Kerahiman Yesus/Foto: ILustrasi (Ist)
















Mat 23:23 Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.

Mat 23:24 Hai kamu pemimpin-pemimpin buta, nyamuk kamu tapiskan dari dalam minumanmu, tetapi unta yang di dalamnya kamu telan.

Mat 23:25 Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab cawan dan pinggan kamu bersihkan sebelah luarnya, tetapi sebelah dalamnya penuh rampasan dan kerakusan.

Mat 23:26 Hai orang Farisi yang buta, bersihkanlah dahulu sebelah dalam cawan itu, maka sebelah luarnya juga akan bersih.


FIRST thing first. Ketika kita gelisah dan bingung kita mempersalahkan hal-hal yang tidak penting, seakan-akan hal itu merupakan yang paling penting. Kita tidak tahu mana yang prioritas. Karena itu, kita perlu sosok yang memberikan pertolongan dan menawarkan arah.


Dalam situasi bingung dan gelisah di Tesalonika dengan adanya ajaran-ajaran sesat, Paulus menjadi sosok yang mengarahkan prioritas hidup mereka kembali. Dalam suratnya yang kedua kepada mereka, Paulus menghimbau agar mereka lebih fokus pada hal yang penting yaitu, bahwa Allah telah memilih mereka untuk diselamatkan. Ia meneguhkan mereka. “Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah pada ajaran-ajaran yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis. Dan Ia, Tuhan kita Yesus Kristus, dan Allah, Bapa kita, yang dalam kasih karunia-Nya telah mengasihi kita dan yang telah menganugerahkan penghiburan abadi dan pengharapan baik kepada kita, kiranya menghiburkan dan menguatkan hatimu dalam pekerjaan perkataan yang baik” (2Tes. 2:15 – 17)


Kita pun sering digelisahkan dan dibingungkan oleh beragam informasi yang menyebar tanpa penyaring. Siapa yang bisa kita percaya ketika kebencian dan fitnah terus-terusan diteriakkan? Yesus menawarkan arahan pada kita hari ini. Bagi kita pengikut Yesus, landasan dan ukuran dari setiap tindakan adalah kasih. Sebab, kasih tak mungkin akan menyesatkan. Kasih selalu mempersatukan.


Tuhan Yesus, ajarlah aku untuk lebih mencintai dan mengusahakan keadilan, belas kasih, dan kesetiaan di tengah-tengah keluarga, Gereja dan masyarakat. Amin


Artikel lain yang banyak dibaca:

5 pencarian oleh pembaca:

  1. renungan harian iman katolik
Loading...