Renungan Harian, Minggu: 29 Oktober 2017, Mat. 22;34-40

Peduli Sesama

DA banyak kisah orang-orang yang masih punya kepedulian terhadap orang-orng kecil dan malang. Mereka berani bersikap dan bertindak meski tidak menguntungkan secara materi, melawan arus dan siap tidak populer. Namun, tindakan demikian memberi harapan hidup dan keselamatan bagi mereka yang dipinggirkan. Kitab Keluaran secara tegas mengemukakan kepedulian terhadap orang kecil dan malang. Setiap orang dituntut untuk menghargai dan bertanggungjawab terhadap sesamanya. Kepedulian ini didasarkan atas kesamaan martabat manusia di hadapan Allah Yang Pengasih (bdk. Kel. 22: 27b). Penyelewengan terhadap tuntutan kasih ini akan mengakibatkan kemurkaan Allah.


Yesus mengajarkan hukum terutama, yakni Kasih. Hukum kasih melebihi segalanya. Mengasihi Allah berarti mendengarkan Sabda dan menjawab-Nya. Kasih kepada Allah tersebut dinyatakan dalam hidup sehari-hari bersama dan dengan orang lain dalam kepeduliaan, tanggung jawab dan pemberian diri demi kebahagiaan sesama. Inilah penyataan dari hukum kasih. Beriman kepada Allah mesti menyata dalam kehidupan bersama dengan sesama dan alam semesta. Adakah kita peduli dengan sesama di sekitar kita? Apakah kita hidup sudah sesuai dengan iman dan rasa keagamaan kita?


 Allah Yang Mahakasih, bantulah aku agar mampu menghidupi Sabda kasih-Mu. Kuatkanlah aku sehingga tiada lelah mewartakan kasih-Mu dalam sikap dan perbuatan bagi sesama. Amin.


 


Renungan Harian ini diambil dari Buku “Ziarah Batin 2017”, Diterbitkan oleh Penerbit OBOR, Jakarta


Kredit Foto     : Ilustrasi (Ist)


 

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: