Perumpamaan tentang Kerajaan Allah/Foto: Ilustrasi (Ist)

 


SEMUA teks bacaan Injil hari ini berkisah tentang Kerajaan Allah. Bacaan dari Kitab Wahyu yang biasanya dibacakan terlalu menekankan pada bagian apokaliptik dari buku ini, hari ini ada yang menghibur.” Lalu,  di dalam roh ia membawa aku….menunjukkan kepadaku kota yang kudus itu. Yerusalem, turun dari surga, dari Allah. Kota itu penuh dengan kemuliaan Allah dan cahayanya sama seperti permata yang paling indah, bagaikan permata yaspis, jernih seperti kristal. … pintu gerbangnya dua belas buah; dan di atas pintu-pintu gerbang itu ada dua belas malaikat dan di atasnya tertulis nama kedua belas suku Israel. Dan tembok kota itu mempunyai dua belas batu dasar dan di atasnya tertulis kedua belas nama kedua belas rasul Anak Domba itu” (Why. 21:10 – 14). Suatu jaminan Kerajaan yang akan datang bagi mereka yang mencari kebenaran.


Pembacaan Mazmur pun memperkuat hal ini. Kita diingatkan akan Kerajaan Allah. Panggilan kepada kita adalah bahwa kita harus mengucap syukur atas karya-karyanya, kepastian masa pemerintahan-Nya selamanya dan penghiburan bahwa Dia berada di dekat mereka yang mencari kebenaran. Dan bacaan Injil memperteguh dan meyakinkan kita tentang Kerajaan yang terbuka bagi orang-orang yang beriman. Sungguh, dalam bacaan-bacaan hari ini, kita menemukan harapan dan kepastian yang menggembirakan. Alhasil saya bisa dengan mudah menjawab pertanyaan “Bisakah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?” Jawabannya adalah YES yang nyaring.


Tuhan Yesus Kristus, perkenankanlah aku kelak beristirahat dalam damai-Mu di Kota-Mu yang Suci, Yerusalem surgawi; karena Engkaulah jaminan kehidupanku kini dan kelak. Amin.


Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...