Renungan Adorasi: Menyambut Yesus dengan rendah hati

Yohanes Pembabtis dipenggal

Sabtu 02 Agustus 2014
Hari Biasa Pekan XVII
Yeremia 26:11-16.24; Mzm 69:15-16.30-31.33-34; Matius 14:1-12

“Pada masa itu sampailah berita-berita tentang Yesus kepada Herodes, raja wilayah.” (Matius 14:1)

HERODES  seorang raja namun tanpa wibawa. Ia dikuasai oleh hasrat duniawi dan terkungkung oleh Herodias, wanita yang direbutnya dari saudaranya sendiri.

Di satu pihak hatinya terombang-ambing saat Yohanes Pembaptis menegurnya. Ia membenarkan teguran Yohanes Pembaptis, namun hatinya dibutakan oleh bujukan Herodias. Bahkan, ia harus memenjarakan Yohanes Pembaptis. Tak hanya itu, atas akal licik Herodias, pada akhirnya Herodes memenggal kepala Yohanes Pembaptis.

Kebutaan jiwa dan kebebalan hatinya membuat Herodes tidak mampu terbuka menerima kebaikan. Teguran Yohanes Pembaptis tidak mampu mengubah hati dan hidupnya. Ia justru terbelenggu oleh arogansi dan kebodohannya.

Dan itu membelenggu lebih lama lagi dalam seluruh hidupnya. Itulah sebabnya, saat mendengar tentang Yesus, yang ada dipikirannya justru masa lalunya yang buruk saat ia menjadi raja tega nan sadis membunuh orang benar: Yohanes Pembaptis.

Herodes bahkan tidak bisa berdamai dengan dirinya sendiri. Bayang-bayang Yohanes Pembaptis selalu menyertainya sehingga hatinya pun tertutup atas sosok Yesus yang hadir membawa pembebasan dan penebusan.

Kita dipanggil untuk menyambut Yesus dengan rendah hati. Yesus datang menawarkan penebusan. Herodes terlalu tercekam oleh masa lalu yang buruk akibat kesombongan dirinya. Kehadiran Yesus tidak bermakna apa pun bagi hidupnya.

Adorasi Ekaristi Abadi merupakan tanda kehadiran Yesus di tengah kita yang tak terbatasi waktu. Apakah kita mempunyai mata iman untuk melihat dan menyambut kehadiran-Nya dalam hidup kita?

Tuhan Yesus Kristus, bentuklah hidupku kian serupa dengan hidup-Mu yang penuh kasih kepada siapapun. Hancurkan kesombonganku untuk senantiasa rela menyambutmu, kini dan sepanjang masa. Amin.

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.