Merdeka (Ist)

BANGSA Indonesia baru saja telah merayakan peringatan HUT ke-71 tahun Hari Kemerdekaannya tanggal 17 Agustus 2016 lalu. Pada tanggal 17 Agustus  dan itu terjadi 71 tahun lalu, bangsa Indonesia telah memasuki era baru, yaitu era kemerdekaan dimana bangsa ini memperoleh kebebasan untuk menentukan arah dan tujuannya sendiri.

Bangsa Indonesia telah terlepas dari penindasan penjajah yang telah sekian lama menyengsarakan rakyat. Sudahkah rakyat Indonesia menikmati kebebasan itu, sudahkah masing-masing individu benar-benar terlepas dari penjajahan?

Terbebat kecanduan narkoba

Saat ini pun, sebenarnya masih banyak masalah yang belum benar-benar membebaskan rakyat dari suatu penjajahan. Berbagai persoalan masih menimpa  bangsa ini: masalah korupsi, kekerasan, perdagangan manusia, kerusakan lingkungan, narkoba, dll.

Salah satu masalah yang sangat besar dan masih membelenggu bangsa saat ini adalah masalah penyalahgunaan narkoba.

narkoba poster ysm bandung by kunik 2

Narkoba telah terbukti dapat ‘memenjarakan’ individu ke dalam masalah adiksi. Ia menjadi manusia yang terbelenggu, kebebasannya hilang. Ia kehilangan kemerdekaan berpikir, bertindak, berperasaan, dan bersosialitas. Penyakit adiksi membuat  manusia  terpenjara, hidupnya hanya  terpusat  pada bagaimana untuk bisa mendapatkan narkoba tersebut. Mereka menghalalkan segala cara untuk dapat memakai dan juga memasarkan barang haram tersebut. Kebebasan manusia menjadi terenggut ketika ia memutuskan untuk memakai narkoba.

Katakan “tidak” pada narkoba

Sebagai seorang individu yang merdeka sudah semestinya kita menolak berbagai bentuk penyalahgunaan narkoba. Memilih untuk memakai narkoba bukanlah suatu keputusan yang me’MERDEKA’kan kita. Sebaliknya dengan berkata “Tidak” pada narkoba,  maka kita akan memperoleh suatu kemerdekaan, yaitu kemerdekaan dalam pikiran, perasaan, perbuatan, dan relasi sosial.

narkoba psiter YSM bandung by kunik

Merdeka melalui rehabilitasi

Hari ini, mereka yang telah terbebas dari narkoba juga merayakan ‘kemerdekaan’ yaitu terbebasnya mereka dari suatu ketergantungan.  Salah satu cara yang baik untuk membebaskan diri dari ketergantungan narkoba  adalah melalui rehabilitasi. Pilihan untuk lepas dari narkoba melalui pemulihan (rehabilitasi) adalah pilihan yang me-’MERDEKA’-kan.

Melalui pemulihan seorang pemakai narkoba diajak untuk melakukan suatu perubahan. Perubahan itu bukan hanya sekedar bersih dari narkoba tetapi lebih daripada itu yaitu dapat menciptakan suatu gaya hidup yang baru. Hidup yang dapat memahami nilai-nilai seperti kejujuran, tanggungjawab, etos kerja, serta mau belajar terus menerus. Mereka diajak untuk berubah dari cara hidup yang lama ke cara hidup yang baru, yaitu hidup benar sesuai norma-norma yang berlaku di masyarakat.

Pilihan untuk berubah dari cara hidup yang lama ke cara hidup yang baru itulah yang patut untuk dirayakan. Hidup baru yang bebas dari pengaruh narkoba adalah suatu kemerdekaan.

Kemerdekaan itu memang tidak mudah, harus diraih dan dicapai melalui suatu perjuangan. Melalui suatu kebersamaan dan semangat saling menolong, maka  kemerdekaan itu akan dapat tercapai. “Only the strong will survive.  Hanya yang kuat yang dapat bertahan.

Selamat merayakan kemerdekaan.

Anastasia C – Yayasan Sekar Mawar – Keuskupan Bandung

Pusat Rehabilitasi NAPZA, Pencegahan, & Pendampingan Keluarga     

avatar Co-founder dan chief editor Sesawi.Net; Konsultan Media & Communication di lembaga internasional mhariyadi@sesawi.net, mathias.hariyadi@gmail.com

Sumber: Sesawi.net

Loading...

Published by Wilhelmina Sunarti

Membaca firman Allah setiap hari akan menjaga hati kita dari rasa lelah dalam memikul salib kita. Semoga tulisan para gembala yang ada pada website kami bermanfaat bagi Saudaraku semua. Salam damai dalam kasih Kristus...

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.