Refreshed

Ayat bacaan: Mazmur 19:8
=====================
“Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman.”

Gerah di musim kemarau bisa membuat tubuh terasa sangat tidak nyaman. Badan lengket karena keringat, terasa panas, dan kalau sudah begitu saya biasanya sulit untuk konsentrasi mengerjakan tulisan-tulisan saya. Inspirasi seperti mandek. Kalau sudah begitu saya biasanya memilih untuk meninggalkan tugas saya sejenak dan melakukan sesuatu yang bisa menyegarkan saya kembali. Mandi, membuat segelas teh dingin atau jika butuh relaksasi saya biasanya mengambil waktu untuk menonton televisi sebentar. Jika tetap saya paksakan, itu hanya akan membuang waktu sia-sia dan tulisan jadi tidak maksimal.

Jika anda lelah, apa yang bisa membuat anda merasa segar kembali? Jawabannya tentu berbeda bagi tiap orang.  Ada yang cukup dengan mandi dan minum minuman segar, ada yang butuh waktu beristirahat atau bersantai, ada pula yang dengan pergi liburan dan sebagainya. Apapun cara yang anda sukai dalam menyegarkan diri kembali, satu hal yang pasti adalah bahwa tubuh kita butuh disegarkan (refreshed, recharged, restored) setelah kita capai fisik atau otak dalam bekerja sehari-hari. Jika tidak, maka kita bisa kehilangan gairah kerja, performance menurun sehingga kualitas pekerjaan pun menjadi tidak maksimal atau molor dari tenggat waktu yang telah ditetapkan. Kita juga bisa jatuh sakit karena kondisi tubuh yang tidak fit. Wajah menjadi muram dan kita jadi uring-uringan, mudah marah. Itupun merupakan gejala yang biasa atau normal dari orang-orang yang terlalu lelah bekerja tanpa punya waktu untuk menyegarkan diri kembali.

Kalau tubuh kita bisa mengalami kelelahan, kondisi jiwa dan roh kita pun sama membutuhkan penyegaran kembali. Jiwa bisa mengalami kelelahan akibat tekanan-tekanan hidup, bermacam kesulitan yang setiap saat menghampiri kita. Rasa stres, depresi dan lain-lain bisa mengganggu jiwa kita. Sementara roh memang tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan mengangkat beban berat seperti halnya fisik, tapi ingatlah bahwa sebenarnya setiap hari kita terus berperang baik melawan berbagai gangguan atau godaan, baik lewat keinginan daging dari diri sendiri hingga berbagai godaan iblis yang terus berusaha untuk menjatuhkan kita dari segala sisi. Kondisi ini tentu menyedot energi, sehingga apabila tidak dijaga, keadaan rohani kita pun bisa kehabisan tenaga dan lama-lama kering lalu mati. Bisa dibayangkan betapa besar resikonya kalau kita membiarkan jiwa dan roh kita mengalami kekeringan. Ketika itu yang terjadi, jiwa kita tidak lagi punya daya tahan kuat untuk menghadapi berbagai persoalan. Roh pun sama, bisa lumpuh kalau tidak disegarkan. 

Daud mengatakan bahwa orang yang mencintai Taurat Tuhan dan mau merenungkannya siang dan malam akan “seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.” (Mazmur 1:1-3). Tidak akan layu, terus berbuah subur. Itu merupakan karakter pohon-pohon yang tumbuh di pinggiran sungai karena terus mendapat suplai air yang cukup.Kondisi tubuh kita bisa kita jaga dengan menjaga pola makan, berolahraga atau kembali disegarkan dengan mengambil waktu-waktu beristirahat, bersantai atau berlibur. Lalu bagaimana jiwa dan roh kita? Kitab Mazmur memberi jawabannya. “Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman.” (Mazmur 19:8). Firman Tuhan mampu menjawab kebutuhan akan kesegaran jiwa. Jadi jelas bahwa kita membutuhkan  asupan firman Tuhan setiap hari. Firman Tuhan bukan hanya mampu selalu menguatkan, meneguhkan, memberi kelegaan, tapi juga menyegarkan! Dalam bahasa Inggrisnya dikatakan “The law of the Lord is perfect, restoring the whole person.” God’s words can and will always restore us!

Lebih lanjut kita bisa melihat hal ini dalam kitab Yesaya. Tuhan tahu betul kebutuhan kita mengenai ini dan Tuhan sudah berjanji untuk menyediakan itu bagi kita. “Sebab Aku akan mencurahkan air ke atas tanah yang haus, dan hujan lebat ke atas tempat yang kering. Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas keturunanmu, dan berkat-Ku ke atas anak cucumu. Mereka akan tumbuh seperti rumput di tengah-tengah air, seperti pohon-pohon gandarusa di tepi sungai.” (Yesaya 44:3-4). Pengenalan yang mendalam akan Tuhan yang dibangun secara terus menerus pun akan memberikan kita kesegaran seperti ini. Dalam Hosea kita bisa melihat ayat yang berbicara akan hal ini. “Marilah kita mengenal dan berusaha sungguh-sungguh mengenal TUHAN; Ia pasti muncul seperti fajar, Ia akan datang kepada kita seperti hujan, seperti hujan pada akhir musim yang mengairi bumi.” (Hosea 6:3) Setelah mengalami kemarau panjang, tidakkah curah hujan akan membuat semuanya menjadi segar kembali? Seperti itulah janji Tuhan untuk kita yang mau bersungguh-sungguh mau mengenalNya.

Jadi sangatlah penting bagi kita untuk terus membekali jiwa dan roh kita dengan firman Tuhan. Daud tahu bagaimana bahagianya jika ia tetap berada dekat dengan firman Tuhan yang penuh dengan kuasa. Bacalah Mazmur 119 dimana Daud menyebutkan dengan sangat terperinci mengenai bahagianya orang yang hidup menurut Taurat Tuhan. Berkali-kali pula Daud membagi testimoni dari pengalamannya hidup dekat dengan firman Tuhan. Salah satunya berbunyi seperti ini: “Aku mendapatkan kebahagiaan dalam mentaati perintah-perintah-Mu.” (Mazmur 119:55). Dalam bahasa Inggrisnya dikatakan: “This I have had [as the gift of Your grace and as my reward]: that I have kept Your precepts [hearing, receiving, loving, and obeying them].” Tubuh harus disegarkan, jiwa dan roh pun demikian. Karena itu tetaplah dekat dengan firman Tuhan. Let the Words of God splash your soul and be refreshed, restored and recharged! Jika anda merasa jiwa dan roh anda mulai dahaga atau mengalami kekeringan, Firman Tuhan adalah jawaban yang anda butuhkan. Tetap segarkan jiwa dengan firman Tuhan agar kita tetap punya daya tahan yang kuat untuk menghadapi segala tantangan dan kesulitan setiap hari.

Firman Tuhan menyegarkan jiwa yang lelah

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.