Puncta 30.04.18. Kisah 14:5-18: Salah Paham

Ilustrasi by Pendiklitv.

PAULUS dan Barnabas mewartakan Injil ke daerah Ikonium. Mereka menyembuhkan orang yang lumpuh kakinya sehingga bisa berjalan.


Orang-orang Ikonium mengira Paulus dan Barnabas adalah penjelmaan dewa-dewa sehingga mereka mempersembahkan korban bersama-sama di hadapan rasul-rasul itu. Paulus dan Barnabas menolak anggapan mereka itu dan menjelaskan bahwa mereka berdua adalah pengikut Yesus Kristus. Sering dalam pelayanan pastoral terjadi kesalahpahaman. Hal itu bisa terjadi karena berbagai macam hal antara lain kurang informasi, pemahaman yang kurang, pendidikan yang minim, hati yang tertutup, dan lain-lain.


Belajar dari Paulus dan Barnabas, pentinglah kita selalu memberi pengertian yang terus menerus bagi banyak orang agar dapat semakin mengenal Allah. S


ebagaimana Yesus terus menerus menjelaskan kepada murid-muridNya bahwa Dia diutus oleh Bapa untuk mengasihi manusia. Kasih Bapa itu yang Yesus tanamkan dalam diri murid-muridNya sampai wafat di salib.


Demikian pun murid-muridNya diajak untuk menuruti perintah Bapa. “Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi Bapa-Ku, dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diriKu kepadanya”


Kasih itulah tanda bahwa kita adalah muridNya. Marilah kita tunjukkan kasih kita dengan rajin hadir dalam EkaristiNya.


Selamat merenungkan. Sampai jumpa esok hari di misa pagi.

Imam diosesan KAS yang pernah berkarya di Keuskupan Ketapang, Kalbar.

Sumber: Sesawi

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.