Presiden Venezuela Hugo Chavez Meninggal Dunia

< ![endif]-->

Hugo Chavez 2

TIDAK disukai Amerika Serikat, tapi di negerinya sendiri Venezuela nama almarhum Hugo Chavez –sang presiden—sangatlah populer dan dicintai rakyatnya. Hari ini, penguasa negeri kaya minyak ini diberitakan meninggal dunia hanya beberapa jam setelah dia mengusir atase militer AS di Venezuela untuk segera hengkang dari negeri petro dolar ini atas tuduhan mata-mata.

Di mata AS, mendiang Presiden Hugo Chavez dianggap sebagai pembangkang dalam artian tidak mau tunduk pada hegemoni AS yang ingin menancapkan pengaruh geopolitiknya di kawasan Amerika Latin. Namun di mata rakyatnya sendiri, Chavez adalah seorang pahlawan karena dalam 14 tahun kurun waktu masa pemerintahannya banyak terjadi gebrakan pembangunan yang luar biasa.

Chavez meninggal karena penyakit kanker yang sejak lama menggerogotinya tubuhnya. Sebelumnya, kolonel AD Venezuela ini beberapa kalinya mengalami sakit serius dan menjalani operasi di Kuba, sesama negara sosialis dimana nama Chavez juga dielu-elukan.

Ia dinyatakan meninggal oleh Wapres Venezuela Nicolas Maduro yang menyatakan, mantan kolonel AD Venezuela ini meninggal dunia pada pukul 16.45 waktu Caracas, Ibukota Venezuela.

Hugo Chavez meninggal ketika umurnya relatif masih ‘muda’: 58 tahun.

Sekjen PBB Ban Ki-Moon menyatakan bela sungkawa. Sementara, Dubes Rusia untuk PBB menyebut kematian Hugo Chavez sebagai sebuah ‘tragedi’ dan memuji almarhum sebagai pemimpin besar untuk dunia  modern sekarang ini.

Lalu apa istimewanya seorang Hugo Chavez?

Tentu saja, keberaniannya menentang Washington dan tidak mau tunduk terhadap pengaruh hegemoni AS di kawasan Amerika Tengah dan Selatan. Alih-alih tunduk sama Washington, Chavez malah berpaling ke Cuba, mendekati Fidel Castro dan adiknya Raoul Castro –kini Presiden Cuba—yang dibenci oleh Washington.

Di tanah kelahirannya sendiri, Chavez mendobrak banyak hal antara lain menyediakan fasilitas kehidupan yang lebih manusiawi bagi penduduk miskin di Venezuela. Maka dari itu, di kalangan orang miskin Venezuela, Chavez adalah seorang pemimpin yang populis.

Hidupnya sendiri penuh pesona. Sebagai mantan komandan pasukan payung AD Venezuela, Chavez terlibat penuh dalam upaya kudeta berdarah tahun 1992. Dia ditangkap namun kemudian mendapatkan pengampunan. Ternyata, selang 6 tahun kemudian dia malah terpilih sebagai presiden hingga wafatnya.

Photo credit: Aljazeera

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.