Posko Peduli Bencana St. Lukas, Gereja Paroki Pemalang Menyapa Korban Banjir

< ![endif]-->

KAMI ingin menyampaikan beberapa progress report berkaitan dengan berdirinya Posko Peduli Bencana St. Lukas. Posko ini baru  beberapa hari lalu  dirintis oleh Gereja Paroki St. Lukas di Pemalang, Jawa Tengah, untuk merespon kebutuhan situasi masyarakat yang tengah dilanda banjir bandang akhir-akhir ini.

Aktivitas posko

Sejak dibentuknya Posko Peduli Bencana St. Lukas pada hari Senin tanggal 3 Februari 2014, posko bentukan Gereja Paroki St. Lukas Pemalang ini sudah menerima beberapa puluh anggota relawan. Mereka terdiri dari para romo, ketua-ketua bidang DPP, kaum muda, para suster PBHK, bruder FIC dan tak ketinggalan sejumlah umat.

Yang menarik, semua anggota relawan langsung tancap gas. Mereka mulai bergerak mencari bantuan, melakukan survei ke lokasi-lokasi yang terkena bencana banjir dan tanah longsor. Juga asyik  menyiapkan perlengkapan posko sembari menyediakan berbagai bantuan fisik yang nantinya bisa disalurkan.

Masih ‘awam’

Meskipun kami masih terbilang sangat ‘awam’ dalam mengelola sebuah posko peduli bencana, namun kami berusaha untuk berbuat sesuatu bagi umat dan masyarakat yang sedang menderita karena banjir dan tanah longsor.

St Luke Crisis Center of the Pemalang Parish Church to help flood victims

Untuk mendapatkan informasi dan data lapangan yang lebih akurat, kami berusaha bekerjasama dengan Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang dan melakukan survei ke lapangan secara langsung.  Dari sanalah, kami bisa mendapatkan informasi dan data kebutuhan para korban bencana yang akhirnya kami sampaikan kepada para penyumbang.

St Luke Crisis Center of Pemalang Parish Church 2Kami bersyukur dan berterima kasih bahwa umat baik dari lingkungan internal Paroki St. Lukas Pemalang dan beberapa paroki lain di luar juga ikut mendukung projek kemanusiaan ini. Dukungan datang dari Paroki Pekalongan, Tegal, Purwokerto, Semarang, Jakarta, Cibubur, Bandung dan masih banyak lainnya.

Intinya, sekalian umat dari beberapa lintas parokial ini sangat  antusias memberi bantuan. Dalam waktu yang tidak begitu lama, bantuan mulai mengalir ke posko. Isi kiriman donasi ini ya macam-macam. Bisa  sembako, air mineral, selimut, maupun uang yang nantinya akan dibelanjakan sesuai dengan kebutuhan para korban.

Bantuan tahap I

Hari Sabtu, 8 Februari 2014 , tim relawan Posko Peduli Bencana Alam “Santo Lukas” Pemalang mulai menyalurkan bantuan. Penyaluran tahap I ditujukan kepada para korban bencana banjir bandang di Desa Pedagung, Kecamatan Bantarbolang.

Bantuan berupa 500 kg (5 kuintal) beras dan 37 dos mie instan diserahkan kepada para korban melalui Posko Pusat di rumah Kepala Desa Pedagung. Tim Relawan yang ada di posko pusat akan menyalurkan bantuan kepada para korban melalui posko pembantu yang ada di 3 pedukuhan (Karangtuah, Wringin dan Pedagung Krajan).St Luke Crisis Center of Pemalang Parish Church 33

Sekilas info tentang kondisi lokasi korban banjir bandang di Desa Pedagung yang terjadi Sabtu, 1 Februari yang lalu adalah sbb:

  • Di Pedukuhan Karangtuah ada 79 rumah terendam.
  • Di Pedukuhan Wringin 170 rumah terendam (pedukuhan yang cukup parah kondisinya). Jembatan   penghubung putus dan hanyut terbawa banjir.
  • Pedukuhan Pedagung Krajan 140 rumah terendamFlood in Pemalang

Bencana banjir ini sedikitnya telah menghilangkan 13 rumah; yang tersisa hanya pondasinya saja. Berdasarkan keterangan dari Pak Bau Dukuh Karangtuah, kiranya masih ada timbunan tanah longsor yang menutup aliran Sungai Pagelaran.

Banjir dengan potensi ketinggian air 12 meter bisa jadi terjadi,  jika timbunan tanah tersebut jebol.

St Luke Crisis Center of Pemalang Parish Church 32Jembatan Sukowati putus

Sabtu malam, 8 Februari 2014, ada informasi dari Pak Wismo (Kepala BPBD Pemalang) bahwa jembatan di Desa Sukowati, Dukuh Bantar Agung, Kecamatan Ampel Gading telah ambrol dan putus terkena arus deras banjir.

Akibatnya, akses dari dan ke desa lain terputus. Penduduk yang terisolir di Desa Sukowati ada 105 KK (400-an jiwa). Mereka masih sangat membutuhkan bantuan sembako.

Jembatan Sukowati Pemalang Brebes

Photo credit: Suasana kondisi pasca banjir yang melanda Pemalang akhir Januari hingga awal Februari 2014; pos pelayanan kemanusiaan Posko Bencana St. Lukas Paroki Pemalang (Romo Oktavianus Hery Setiawan Pr)

Tautan:

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.