Pilihan Hidup

TUHAN menebarkan kabar keselamatan kepada seluruh umat manusia. Dengan kehendak bebas yang dianugerahkan Tuhan, manusia dapat memilih untuk menerima atau menolak tawaran Tuhan. Pilihan yang diambil tentunya akan menentukan kehidupannya kelak di masa depan.

Lewat perumpamaan tentang pukat, Yesus ingin menyadarkan kita bahwa ketika saatNya tiba, maka Tuhan akan mengadakan proses seleksi pada pengadilan terakhir. Orang-orang yang selama hidupnya selalu setia kepadaNya akan diperkenankan untuk melangkah masuk ke dalam kerajaanNya untuk menikmati kehidupan abadi bersamaNya. Sedangkan yang hidupnya tidak berkenan bagiNya, akan dicampakkan ke dalam neraka abadi.

Mari kita berjuang dengan sekuat tenaga dan sepenuh hati untuk hidup menurut sabdaNya, menjadi ‘ikan’ yang baik di mata Sang Nelayan Agung agar kita layak ditempatkan ke dalam pasu keselamatan kekal.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Insinyur elektro alumnus ITB dan umat Paroki St. Yakobus, Kelapa Gading, Jakarta Utara; bergiat ‘merangkai’ kata-kata renungan yang menjadi ‘kata hati’ untuk satu hari (thoughts of the day); Anggota Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini St. Yakobus.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: