Percik Firman: Tuhan Selalu Menjaga Kita


Senin, 2 Oktober 2017
Peringatan Wajib para Malaikat Pelindung
Bacaan : Lukas 9:46-50


“Yesus berkata kepada mereka: ’Barangsiapa menyambut anak ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku; dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia, yang mengutus Aku.  Karena yang terkecil di antara kamu sekalian, dialah yang terbesar” (Lukas 9:48)


Saudari/a ku ytk.,


SEJAK kecil saya dibiasakan kedua orangtua untuk berdoa sebelum tidur. Saya diajari doa melalui malaikat pelindung (pamomong) dalam bahasa Jawa. Doanya demikian: “Malaikat Pamomong, mugi kersa ngamping-ngampingi, nuntun, njangkung lan njagi lampahing gesang kawula”. (Malaikat Pelindung, semoga engkau berkenan mendampingi, menuntun, melindungi dan menjaga hidup kami).


Setiap malam doa itu selalu saya doakan sebelum saya tidur. Dan puji Tuhan saya sungguh merasakan perlindungannya. Dan sering ada yang membangunkan saya seperti jam yang saya kehendaki, entah jam 4 atau jam 5 pagi. Dan itu saya yakini Malaikat Pamomongku yang membangunkan. Mungkin Anda juga mengalaminya?


Hari ini tanggal 2 Oktober Gereja merayakan Peringatan Wajib para Malaikat Pelindung. Siapakah malaikat pelindung itu? Dan apa tugas mereka? Para malaikat adalah utusan dari Tuhan untuk melindungi kita. Katekismus Gereja Katolik no. 336 mengajarkan, “Sejak masa anak-anak sampai pada kematiannya, malaikat-malaikat mengelilingi kehidupan manusia dengan perlindungan dan doa permohonan”.


Bahkan Santo Basilius, yang wafat tahun 379, pernah menegaskan, “Seorang malaikat mendampingi setiap orang beriman sebagai pelindung dan gembala, supaya menghantarnya kepada kehidupan”. Ada beberapa orang kudus yang dapat melihat malaikat pelindungnya, seperti Santo Petrus (Kis 12:1-19), Santo Padre Pio, dan Santa Elizabeth dari Hungaria.


Tugas malaikat pelindung ialah membimbing kita kepada pemikiran, perbuatan dan perkataan yang baik serta menghindarkan kita dari yang jahat. Ia mendorong kita untuk senantiasa bersyukur kepada Tuhan. Malaikat pelindung berbicara dalam hati nurani kita agar kita melaksanakan kehendak Tuhan.


Agar kita lebih peka terhadap bisikan malaikat pelindung, kita perlu membina hubungan baik dengannya, yaitu dengan berdoa memohon perlindungan serta penyertaannya. Sudah selayaknya kita mengikuti bimbingan malaikat pelindung kita. Tuhan amat merindukan kita ada bersamanya di surga kelak. Malaikat pelindung adalah salah satu cara yang dilakukan Tuhan untuk menjaga kita anak-anak-Nya.


Sabda Tuhan hari ini menegaskan penyertaan Tuhan kepada umat-Nya. Masalahnya, apakah kita selalu membuka diri dan hati atas kehadiran dan penyertaan Tuhan dalam hidup ini? Tak jarang malaikat (bahasa Inggris: angel) digambarkan sebagai sosok anak kecil yang bersayap. Iya khan? Kenapa anak kecil? Anak kecil biasanya diwarnai sukacita, penyerahan diri, dan tidak mudah khawatir.


Hari ini Tuhan Yesus bersabda: ’Barangsiapa menyambut anak ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku; dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia, yang mengutus Aku.  Karena yang terkecil di antara kamu sekalian, dialah yang terbesar.”


Pertanyaan Refleksinya: Apakah Anda percaya akan kehadiran malaikat pelindung dalam hidupmu sehari-hari? Apakah Anda punya pengalaman terkait dengan malaikat pelindung selama ini? selamat merenungkan.


Bersama teman-teman olahraga
Bersepeda naik turun tak terasa
Percayalah Tuhan selalu menjaga
Kita anak-anak-Nya yang tercinta.


Berkah Dalem. Salam Teplok dari Roma.


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Romo Yohanes Gunawan Pr

Imam diosesan (praja) Keuskupan Agung Semarang (KAS); Pemimpin Umum/Pemred Majalah “Salam Damai” KAS dan Kepala Campus Ministry di Unika Soegijapranata Semarang.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: