Percik Firman: Daya Sentuh dan Sabda Yesus

Senin, 30 Oktober 2017
Bacaan: Lukas 13:10-17

“Yesus meletakkan tangan-Nya atas perempuan itu, dan seketika itu juga berdirilah perempuan itu, dan memuliakan Allah” (Luk 13: 13)

Saudari/a ku ytk,.

ADA seorang lektor bercerita, sebelum maju ke panti imam, ia merasa gugup dan deg-degan. Waktu itu misa penerimaan Sakramen Penguatan di parokinya. Anehnya, saat ia menghormat di depan altar dan menghormat ke Bapa Uskup, tiba-tiba hatinya terasa tenang. Ia bersharing, begitu melihat wajah teduh dan anggukan Bapa Uskup, seperti ada daya yang luar biasa merasuk dalam dirinya. Ia bisa membacakan sabda Tuhan dengan lancar dan sangat bagus.

Wajah teduh dan anggukan Bapa Uskup saja bisa memberikan daya yang luar biasa bagi si lektor tadi. Apalagi Tuhan Yesus. Dalam injil hari ini, dikisahkan perempuan yang sakit bungkuk selama 18 tahun itu menerima daya yang luar biasa dari Tuhan Yesus. Ia mengalami kesembuhan berkat daya sentuh (jamahan) dan sabda Tuhan Yesus. Yesus meletakkan tangan-Nya atas perempuan itu, dan seketika itu juga berdirilah perempuan itu, dan memuliakan Allah.

Ada beberapa penyebab orang menjadi bungkuk, antara lain: pertama, karena sakit/penyakit osteoporosis, dimana tulang belakang keropos dan orang tidak mampu menahan tubuhnya; kedua, karena terbiasa dengan sikap tubuhnya yang tidak baik ketika masih anak-anak sehingga ketika dewasa menyebabkan tubuhnya menjadi bungkuk; ketiga, bungkuk dalam arti metafora (kiasan) karena beban hidup yang berat, dimana masalah yang terlalu berat dalam keluarga atau dalam pekerjaan bisa mengakibatkan hidup terasa sakit bungkuk; dan keempat, bungkuk karena dirasuki iblis, seperti perempuan dalam injil hari ini, dimana ada roh jahat masuk ke dalam tubuhnya, menjadi penyakit, merusakkan organ-organ tertentu dalam tubuhnya sehingga bungkuk.

Mata orang yang bungkuk biasanya lebih banyak mengarah ke bawah atau ke tanah. Ia hanya bisa memandang ke bawah dan ke samping, dan sangat sulit memandang ke depan apalagi ke atas. Mungkin kita tidak bungkuk secara fisik, tetapi bisa jadi bungkuk secara rohani. Orang Katolik yang bungkuk secara rohani lebih banyak melihat ke dunia dan jarang melihat ke surga. Orang lebih banyak memikirkan dirinya sendiri, sibuk dengan perkara serta kekuatiran duniawi, dan tidak memberi waktu dan tempat dalam hidupnya untuk Tuhan.

Pertanyaan refleksinya: Bagaimana situasi batin Anda hari-hari ini? Apakah Anda sedang mengalami ke-bungkuk-an rohani atau ada gejala yang mengarah ke sana? Lalu apa yang akan Anda lakukan untuk mengatasinya? Selamat merenungkan.

Ada lagu berjudul misteri Ilahi
Ari Lasso sang penyanyi
Bukalah hati akan sentuhan Ilahi
Jangan sampai bungkuk rohani.

Berkah Dalem dan Salam Teplok dari Rom.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Romo Yohanes Gunawan Pr Imam diosesan (praja) Keuskupan Agung Semarang (KAS); tengah studi Teologi Spiritual dengan Spesialisasi Formatio Panggilan di Universitas Kepausan Gregoriana Roma.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: