Percik Firman: Betapa Berharganya Kita


Kamis, 5 Oktober 2017
Bacaan : Lukas 12:1-10


“Jangan takut, karena kamu lebih berharga daripada banyak burung pipit” (Luk 10:7)


Saudari/a ku ytk.,


Apakah Anda mempunyai barang berharga dalam hidup ini? Apa barang berharga yang Anda miliki? Bagaimana biasanya Anda merawatnya? Bisa jadi setiap orang mempunyai pandangan yang berbeda mengenai barang berharga dalam hidup ini. Ada yang memandang bahwa yang berharga adalah uang, emas, rumah, mobil, tanah, keluarga, tabungan,  kesehatan, nama baik, dsb.


Lantas apa yang menentukan sesuatu itu berharga? Ini ada sebuah kisah inspiratif:


Suatu hari seorang penceramah terkenal membuka seminarnya dengan cara yang unik. Sambil memegang uang pecahan Rp. 100.000,00.- ia bertanya kepada hadirin, “Siapa yang mau uang ini?”


Tampak banyak tangan diacungkan. Pertanda banyak minat. “Saya akan berikan uang ini kepada salah satu dari Anda sekalian, tapi sebelumnya perkenankanlah saya melakukan ini.”


Ia berdiri mendekati hadirin. Uang itu diremas-remas dengan tangannya sampai berlipat-lipat. Lalu ia bertanya lagi, “Siapa yang masih mau uang ini?”


Jumlah tangan yang teracung tak berkurang. “Baiklah,” jawabnya, “Apa jadinya bila saya melakukan ini?” ujarnya sambil menjatuhkan uang itu ke lantai dan menginjak-injaknya dengan sepatunya.


Meski masih utuh, kini uang itu jadi amat kotor dan tak mulus lagi. “Nah, apakah sekarang masih ada yang berminat?” Tangan-tangan yang mengacung masih tetap banyak.


“Anda baru saja menghadapi sebuah pelajaran penting. Apapun yang terjadi dengan uang ini, anda masih berminat karena apa yang saya lakukan tidak akan mengurangi nilainya. Biarpun lecek dan kotor, uang itu tetap bernilai Rp. 100.000,00.- Iya khan?”


Begitulah kehidupan kita sebagai anak-anak Allah. Kita tetap bernilai di hadapan Tuhan. Dalam kehidupan ini kita pernah terjatuh, terkoyak, dan berlepotan kotoran dosa akibat tindakan yang kita buat. Dalam kondisi seperti itu, kita merasa tak berharga, tak berarti. Padahal, apapun yang telah dan akan terjadi, kita tidak pernah akan kehilangan nilai di mata mereka yang mencintai kita, terlebih di mata Tuhan.


Bacaan Injil hari ini dengan sangat jelas mengungkapkan betapa berharganya kita di hadapan Allah Bapa. Yesus menegaskan bahwa kita adalah pribadi yang berharga. Kita ciptaan yang mulia.  Diciptakan serupa dan secitra dengan Allah. Kita selalu dijaga dan dipeliharaNya. Maka tadi ditegaskan Yesus dalam injil,  “Jangan takut, karena kamu lebih berharga daripada banyak burung pipit.”


Orang yang beriman tidak akan takut menghadapi gejolak dunia ini, tidak akan cemas dan khawatir dengan masalah yang akan menimpa karena kita begitu berharga di mata Allah.


Pertanyaan Refleksinya: Apakah Anda meyakini sebagai pribadi yang berharga? Apa usaha Anda untuk menjaga dan merawat hidup Anda yang berharga itu? Selamat merenungkan.


Taman Borobudur di Museum Vatikan
Diresmikan Rabu sore waktu Roma 
Janganlah menyimpan kekhawatiran
Karena Allah selalu memelihara kita.


Berkah Dalem dan Salam Teplok.


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Romo Yohanes Gunawan Pr

Imam diosesan (praja) Keuskupan Agung Semarang (KAS); Pemimpin Umum/Pemred Majalah “Salam Damai” KAS dan Kepala Campus Ministry di Unika Soegijapranata Semarang.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: