1 wasPerbedaan Pertama Public Speaking dan Story Telling 0By Kevin Sanly Putera onAugust 5, 2016KOMSOS KWI

DALAM semiloka story telling untuk Katekis Generasi Muda Keuskupan Agung Medan (KAM), Romo Teguh Budiarto, Pr., selaku fasilitator pelatihan, menekankan bahwa story telling didasari dari public speaking, kemudian saling melengkapi. Namun, ada perbedaan antara public speaking dan story telling.

“Public speaking pesannya langsung, kalau story telling, ceritanya cenderung fiktif dan pendengar diajak juga masuk ke dalam suasana cerita,” jelas Romo Teguh.

Romo Teguh menunjukkan sejumlah video: dokumentari, cuplikan acara TV, video klip, sebagai contoh cerita yang punya alur, tertata, dan tetap ada pesan.

Ia menambahkan, seni bercerita zaman sekarang sangat mungkin dilengkapi dengan teknologi: gambar, film, musik. “Dari zaman dulu, cerita bentuknya narasi lisan. Justru kita harus kreatif supaya bila tidak ada teknologi, kita juga tetap dapat menyampaikan cerita itu,” Romo Teguh mengingatkan.

Pelatihan kemarin (4/8) ditutup dengan completerium bersama.

Loading...

Published by Wilhelmina Sunarti

Membaca firman Allah setiap hari akan menjaga hati kita dari rasa lelah dalam memikul salib kita. Semoga tulisan para gembala yang ada pada website kami bermanfaat bagi Saudaraku semua. Salam damai dalam kasih Kristus...

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.