Penipuan via Telepon: Sok Akrab dan Kasih Kejutan Bikin Panik

Ilustrasi (Ist)

SEPANJANG dua hari terakhir ini, dua saluran HP saya menerima panggilan bicara dari beberapa nomor tidak dikenal. Begitu HP saya angkat, lawan bicara di pihak sana sudah langsung nerocos dan memberondong pertanyaan-pertanyaan yang sungguh kalau dicerna dengan akal sehat: tidak masuk di akal.

Modus pertama

Pertama-tama, lawan bicara akan mengatakan namanya X. Mengaku diri anggota salah satu keluarga kita. Lalu dengan tangkas, ia lalu ‘menyalahkan’ saya mengapa sampai tidak ingat dia.

Dering pertama terjadi di suatu petang pada awal pekan ini, ketika jarum jam menunjukkan puku 16.30 WIB. Di seberang sana, dengan gaya sok akrab Mr. X ini mengaku diri bernama Iwan Setiawan.

Ia lalu ‘menyalahkan’ saya mengapa saya sampai melupakan dia: tidak mengenal warna suara dan apalagi tidak mengenal nama ‘keponakan’ sendiri.

Sekilas, saya juga merasa ‘bersalah’ juga bahwa saya tidak mengenali warna suara beberapa keponakan saya. Namun, segera akal sehat melaju sigrak bahwa ini barangkali modus orang jahat untuk memperdaya korban melalui panggilan telepon.

Saya katakan dia, saya tidak kenal kamu dan saya tidak pernah kenal orang bernama Iwan Setiawan, selain mantan murid saya di Kolese Loyola. Itu pun warna suaranya sangat berbeda dengan orang yang tengah mencoba memperdaya ini.

Begitu saya mengambil sikap tegas, maka dering telepon dalam sekejap hilang. Penelpon di seberang sana mematikan kontaknya. Nah, itu ketahuan gegalat buruknya.

Modus kedua

Panggilan telepon kedua terjadi pada hari Selasa siang tanggal 2 Agustus kira-kira pukul 14.00. Di seberang sana, lagi-lagi muncul orang yang menyalahkan saya karena tidak kenal dia.

Namun, dia kemudian mengatakan berada dalam kondisi darurat dan butuh pertolongan cepat.

Obrolan palsu itu tidak saya gubris. Saya katakan tegas: “Saya tidak kenal kamu, tidak pernah merasa mendengar warna suara jelek seperti kamu dan tidak kenal namau,”

Seketika, telepon pun mati sembari mengancam.

avatar Co-founder dan chief editor Sesawi.Net; Konsultan Media & Communication di lembaga internasional mhariyadi@sesawi.net, mathias.hariyadi@gmail.com

Sumber: Sesawi.net

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.