Pelita Hati: 27.10.2017 – Mampukan Kami Menangkap

Posted on


Bacaan Lukas 12:54-59


Yesus berkata pula kepada orang banyak: Apabila kamu melihat awan naik di sebelah barat, segera kamu berkata: Akan datang hujan, dan hal itu memang terjadi. Dan apabila kamu melihat angin selatan bertiup, kamu berkata: Hari akan panas terik, dan hal itu memang terjadi. Hai orang-orang munafik, rupa bumi dan langit kamu tahu menilainya, mengapakah kamu tidak dapat menilai zaman ini? Dan mengapakah engkau juga tidak memutuskan sendiri apa yang benar? (Luk.12:54-57)


KONON orang Yahudi dikenal sebagai anak alam, bisa melihat dan merasakan perubahan pada awan dan angin serta meramalkan cuaca.  Dan sebagai bangsa yang terdidik dalam Kitab Suci, para Ahli Taurat dan Farisi pun dapat membaca tanda-tanda hadirnya Mesias. Padahal Ia telah hadir dalam aneka perbuatan mujizat Tuhan. Namun mereka tak mampu dan tak mau melihat bahwa tindakan Yesus adalah tindakan Mesias, hanya karena Yesus tidak datang dengan kebesaran, Ia hanyalah anak tukang kayu; Yesus dekat dengan orang-orang kecil, sederhana dan pendosa. Singkat kata, para Farisi tak mampu dan tak mau menerima Mesianisme Yesus. Mereka memandang namun tak melihat, mereka mendengar namun tak menangkap.


Semoga kita dikaruniai kerendahan hati agar mampu melihat kehadiran Tuhan dalam peristiwa keseharian di sekitar kita, bahkan Ia juga hadir dalam diri orang-orang yang sangat sederhana.


Dari Lebak Bulus ke Taman Mini,
membawa cinta tuk kekasih hati.
Tuhan Yesus sembuhkanlah kami,
orang buta orang congkak hati.


dari Papua dengan cinta,
Berkah Dalem, rm.is


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Romo Stephanus Istoto Raharjo Pr

Imam diosesan Keuskupan Agung Semarang yang kini berkarya di Keuskupan Manokwari-Sorong; Pembantu Ketua III Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik (STPK) St. Benediktus di Sorong, Papua Barat.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.